Investor Asing Lego Saham BCA, Mandiri hingga Telkom dalam Sepekan

Patricia Yashinta Desy Abigail
29 Maret 2024, 08:45
Ilustrasi. Asing paling banyak menjual saham Telkom, BCA, dan Bank Mandiri.
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/tom.
Ilustrasi. Asing paling banyak menjual saham Telkom, BCA, dan Bank Mandiri.
Button AI Summarize

Sejumlah saham perusahaan kompak dilego oleh investor asing pada perdagangan sepekan terakhir, mulai 25 Maret 2024 sampai 28 Maret 2024. Asing paling banyak menjual saham Telkom Indonesia (TLKM), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI).

Saham Telkom Indonesia menempati posisi pertama sebagai saham yang banyak dijual oleh investor asing. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia mencatat nilai penjualan oleh investor asing terhadap saham TLKM sebesar Rp 1,6 triliun.

Lalu diikuti oleh saham bank berkapitalisasi jumbo yaitu Bank Central Asia, senilai Rp 885,6 miliar. Padahal BBCA kerap masuk ke dalam daftar saham yang paling banyak dikoleksi oleh investor asing. Namun investor asing memanfaatkan momen ambil untung atau profit taking.

Posisi ketiga ditempati oleh saham dari Bank Mandiri dengan nilai penjualan oleh investor asing yakni Rp 244,4 miliar. Terdapat juga Merdeka Copper Gold dengan nilai penjualan Rp 171,9 miliar dan saham Bank Negara Indonesia yakni Rp 136,1 miliar.

Sebaliknya, saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) marak diborong investor asing sebesar Rp 459,9 miliar. Lalu saham lain yang diincar yakni Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) senilai Rp 298,9 miliar, serta Perusahaan Gas Negara (PGAS) Rp 130,2 miliar.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan investor asing pada perdagangan Kamis (28/3) mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp 390,5 miliar. "Sementara sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 26,28 triliun," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (29/3).

Halaman:
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...