Bank BCA akan membagikan dividen interim pertama tahun ini pada kuartal II dengan payout ratio 72%, naik dari tahun lalu, dan rencananya dilakukan tiga kali setahun.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA mencetak laba bersih sebesar Rp 14,7 triliun pada kuartal pertama 2026, naik dibandingkan dengan laba bersih perseroan pada periode yang sama tahun lalu.
Raksasa bank swasta BCA serta anggota Himbara yang terdiri atas BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN dikenal konsisten menawarkan dividen yield yang menarik dan kerap berada di atas bunga deposito.
Perbankan raksasa PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merespons kasus soal layanan internet banking BCA yang diduga dapat dialihkan ke tautan (link) palsu.
Direktur BCA Finance, Petrus Karim mengatakan, perseroan berkomitmen mendukung pencapaian target penjualan 850 ribu unit mobil oleh Gaikindo, atau bahkan bisa lebih.
BBCA menawarkan beragam kredit dengan bunga kompetitif lewat BCA Expoversary yang digelar di delapan kota lain, yaitu Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Medan, Malang, dan Pontianak.
Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja, baru saja menambah kepemilikan sahamnya di emiten perbankan raksasa nasional tersebut.
IHSG diramal bergerak konsolidasi pada perdagangan Jumat (30/1). Analis merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hingga PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).
BCA berencana melakukan pembelian saham kembali atau buyback. Emiten perbankan swasta dengan kode BBCA ini akan mengeluarkan dana maksimal Rp 5 triliun untuk mengeksekusi aksi korporasi itu.
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA (BBCA), Hendra Lembong, menyampaikan bahwa sekitar 70% hingga 80% kepemilikan saham BBCA saat ini berada di tangan investor asing.
Asing melakukan aksi jual besar-besaran di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi jual bersih atau net buy mencapai Rp 3,85 triliun.