IHSG Diramal Fluktuatif Usai Libur Panjang, Saham INDF dan ANTM jadi Rekomendasi

Patricia Yashinta Desy Abigail
30 Januari 2025, 06:49
IHSG
ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/tom.
Seorang pekerja melihat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi bergerak fluktuatif usai libur panjang pada perdagangan Kamis (30/1). Phintraco Sekuritas menyatakan sentimen utama justru berasal dari rencana penerapan tarif atas produk impor dari Kanada dan Meksiko sebesar 25% mulai 1 Februari 2025. 

Sentimen lain yakni rencana OPEC+ untuk meningkatkan suplai dalam pertemuan pada 3 Februari 2025. Kondisi tersebut berpotensi semakin menekan harga minyak bumi.

Menurut Phintraco Sekuritas, situasi yang berkembang diyakini memperlebar ruang the Fed dalam memangkas suku bunga acuan dalam FOMC terdekat berikutnya di Maret 2025, atau setidaknya merubah pandangan hawkish the Fed.

"IHSG diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah ke kisaran 7.130-7.150," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Kamis (30/1). 

Phintraco Sekuritas merekomendasikan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), CTRA. Saham lain yang masuk rekomendasi hari ini adalah PT Indofood CBP Tbk (ICBP), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Sementara itu, MNC Sekuritas menyatakan IHSG rawan untuk terkoreksi kembali untuk menguji rentang 7.097-7.140. Level support IHSG diprediksi akan berada di 7.079 dan 6.931. Sedangkan level resistance berada di 7.341 dan 7.450. 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance merupakan tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar hingga laju kenaikan harga tertahan.

MNC merekomendasikan buy on weakness pada saham PT Buana Listya Tama Tbk (BULL) dengan rentang harga 129 sampai dengan 133. Lalu speculative buy pada saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dengan rentang harga 7.450 sampai 7.525. 

Rekomendasi selanjutnya buy on weakness saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) di 25.600 sampai 26.255. Serta buy on weakness saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) di 1.080-1.100.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...