IHSG Ditutup Menguat Meski BPS Umumkan Pertumbuhan PDB Melambat di Kuartal I

Nur Hana Putri Nabila
5 Mei 2025, 17:11
IHSG
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.
Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat 0,24% atau 16,22 poin ke level 6.831 pada perdagangan saham hari ini, Senin (5/5) sore. Situasi ini terjadi saat Badan Pusat Statistik mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2025 mencapai 4,87%. 

Pertumbuhan ini melambat dibandingkan kuartal I 2024 yang mencapai 5,11% dan jauh dari target pemerintah tahun ini sebesar 5,2%. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto atau PDB pada kuartal I 2025 atas dasar harga berlaku mencapai 5.685,9 triliun. Sedangkan PDB atas dasar harga konstan tercatat sebesar Rp 3.113,3 triliun.

"Pertumbuhan ekonomi kuartal I adalah sebesar 4,87% secara tahunan dan jika dibandingkan kuartal sebelumnya atau secara kuartalan minus 0,98%," ujar Amalia dalam konferensi pers, Senin (5/5).  

Amalia mencatat, konsumsi rumah tangga tumbuh melambat sebesar 4,89% pada kuartal I 2025 meski didorong oleh momen Ramadan dan Idulfitri. Perlambatan pertumbuhan juga terjadi pada produk modal tetap bruto atau PMTB juga tumbuh melambat dari 3,78% menjadi 2,12%. Adapun pertumbuhan PMTB yang masih terjadi didorong oleh komponen mesin dan perlengkapan, serta kendaraan.

Komponen ekspor juga tercatat tumbuh melambat dari 12,66% menjadi 5,68%. Sedangkan komponen impor naik dari 1,48% menjadi 6,78%. Di sisi lain, menurut dia, seluruh lapangan usaha mencatatkan pertumbuhan yang positif secara tahunan pada kuartal I 2025. Hanya sektor pertambangan yang mencatatkan kinerja negatif. 

Bersamaan dengan pengumuman BPS, data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 10,51 triliun. Adapun  volume perdagangan mencapai 21,04 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,17 miliar kali. 

Sebanyak 361 saham menguat, 267 saham terkoreksi, dan 331 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sore ini sebesar Rp 11,86 triliun.

Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, sepuluh sektor terpantau ceria. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni bahan baku yang naik 2,03%. Adapun saham di sektor tersebut yang berada di zona hijau yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 1,31% ke level Rp 2.320 per lembar saham. 

Di sisi lain, bursa saham Asia didominasi stagnan. Indeks Straits Times terangkat 0,12%. Sedangkan Hang Seng, Shanghai Composite, Nikkei terpantau stagnan. 

Daftar saham top gainers:

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 13,73% ke Rp 348
  • PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 4,96% ke Rp 1.480
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 3,72% ke Rp 6.975

Daftar saham top losers:

  • PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) turun 1,36% ke Rp 145
  • PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun 1,90% ke Eo 5.150
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 2,68% ke Rp 109



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...