Stasiun TV Korsel SBS Bakal Masuk ke MD Entertainment (FILM) Lewat Rights Issue

Agustiyanti
1 Juli 2025, 10:04
MD entertainment, manoj punjabi, sbs, rights issue
Instagram/manojpunjabimd
Stastiun TV asal Korsel, SBS akan menjadi investor strategis PT MD Entertainment Tbk (FILM) milik Manoj Punjabi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT MD Entertainment Tbk (FILM) bakal menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp 791,8 miliar. Melalui aksi korporasi ini, Stasiun televisi asal Korea Selatan, SBS Co., Ltd akan masuk menjadi salah satu investor strategis. 

Berdasarkan prospektus yang dipublikasikan perseroan di Bursa Efek Indonesia, MD Entertainment akan menawarkan 898,78 juta saham atau setara 9,09% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Setiap pemegang saham yang memiliki 10 lembar saham lama yang terdaftar pada 8 Juli 2025 pukul 16.00 WIB berhak mempunyai satu saham baru. 

Adapun harga pelaksanaan ditetapkan Rp 800 per saham sehingga dana yang akan diperoleh FILM melalui aksi korporasi ini mencapai Rp 791,8 miliar. 

Dalam pelaksanaan rigths issue ini, PT MD Corp Enterprises yang merupakan pemegang saham mayoritas MD Entertainment dengan kepemilikan mencapai 48,53% akan melepas seluruh haknya untuk membeli 480.316.458 saham baru. Sebanyak 66.516.458 saham akan dialihkan kepada Manoj Dhamoo Punjabi dan 413.800.000 saham kepada SBS Co., Ltd. 

Dengan harga pelaksanaan Rp 800, nilai pembelian saham FILM oleh SBS mencapai Rp 331 miliar. Sedangkan nilai pembelian saham Manoj Dhamoo Punjabi dari pengalihan hak MD Corp Enterprise sebesar Rp 53 miliar. 

Manoj Dhamoo Punjabi juga akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya yaitu sebanyak 184.453.559 saham atau Rp 147,6 miliar.

Adapun setelah PHMETD, SBS akan memiliki 3,8% saham MD Entertainment. Sedangkan porsi kepemilikan saham PT MD Corp Enterprises akan turun menjadi 44,12% dan porsi saham Manoj Dhamoo Punjabi naik menjadi 12,53%. 

Sementara itu, Morgan Stanley and Co Intl tetap menggenggam 11,51%, PT Samuel Sekuritas Indonesia 7,52%, Shania Manoj Punjabi 0,19%, Sanjeva Advani 0,03%, dan masyarakat 0,03%. 

Adapun ika Saham Baru yang ditawarkan dalam PMHMETD I ini tidak seluruhnya diambil bagian atau dibeli oleh Pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional. Adapun pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD yang dimilikinya secara penuh, maka sahamnya akan mengalami dilusi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...