IHSG Berbalik ke Zona Merah, Tinggalkan Level 8.000 Jelang Pidato Nota Keuangan

Karunia Putri
15 Agustus 2025, 12:09
IHSG
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/rwa.
Presiden Prabowo Subianto (tengah) bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan tiba untuk mengikuti Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,06% atau 4,80 poin ke level 7.926 pada perdagangan sesi pertama menjelang pembacaan pidato nota keuangan Presiden RI Prabowo Subianto, Jumat (15/8). Kendati demikian, IHSG sempat menembus level 8.017 saat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membacakan pidato kenegaraan. 

Kenaikan IHSG terjadi menjelang pembukaan pidato Prabowo namun hanya berlangsung sesaat. Pidato tersebut berisi laporan hasil kinerja pemerintah selama 300 hari atau hampir 10 bulan sejak Prabowo dilantik sebagai presiden Oktober 2024.

Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan siang ini mencapai 33,19 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,19 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar sebesar Rp 14.331 triliun dengan total nilai transaksi siang ini sebesar Rp 23,65 triliun.

Menjelang Prabowo membacakan pidato nota keuangannya, sektor keuangan yang sempat bangkit selama sesi perdagangan justru ditutup koreksi sebanyak 0,10%. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,85% atau 75 poin ke level 8.700. Sementara itu saham bank pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 0,49% atau 20 poin ke level 4.080 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 0,41% atau 20 poin ke level 4.870. Adapun saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) stagnan di level 4.390.

Seiring dengan penurunan IHSG, delapan dari sebelas sektor yang ada di bei tercatat parkir di zona merah. Sektor industri tercatat mengalami koreksi paling tajam yakni 0,78%. Saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) anjlok 7,89% atau 35 poin ke level 35, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun tipis 0,21% atau 50 poin ke level 24.125, PT Astra International Tbk (ASII) terkoreksi 0,98% atau 50 poin ke level 5.050.

Dari sisi banyaknya nilai perdagangan pada siang ini, saham PT Wir Asia Tbk (WIRG) paling banyak ditransaksikan, yaitu Rp 965,45 miliar. Kemudian disusul oleh PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang diperdagangkan sebesar Rp 603,35 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) diperdagangkan sebesar Rp 554 miliar, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) diperdagangkan sebesar Rp 359,54 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) diperdagangkan sebesar Rp 338,59 miliar.

Daftar saham top gainer pada perdagangan sesi pertama hari ini: 

  • PT First Media Tbk (KBLV) naik 26,53% ke level 124
  • PT Pakuan Tbk (UANG) naik 25% ke level 530
  • PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) naik 24,53% ke level 66
  • PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) naik 22,08% ke level 940
  • PT Asuransi Jiwa Sinarmas Tbk (LIFE) naik 19,95% ke level 11.875

Tim analis Phintraco Sekuritas mengatakan, secara teknikal, pembentukan histogram positif pada MACD cenderung sideways seiring dengan stochastic RSI yang berada pada area overbought. 

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 7.900-8.000 pada sesi II," kata dia pada Jumat (15/8).



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...