PGEO Angkat Gigih Udi Atmo jadi Komisaris Utama, Seperti Apa Rekam Jejaknya?

Karunia Putri
21 Agustus 2025, 18:46
Pertamina Geothermal Energy Area Lumut Balai
Pertamina Geothermal Energy
Pertamina Geothermal Energy Area Lumut Balai
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten pelat merah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE menunjuk Gigih Udi Atmo sebagai Komisaris Utama menggantikan Sarman Simanjorang. Keputusan ini ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Graha Pertamina, Jakarta, Rabu (20/8).

Merujuk keterangan resmi perseroan, manajemen PGE menyatakan, penunjukan Gigih diyakini mampu memperkuat arah bisnis perseroan sekaligus mendukung agenda pemerintah mempercepat transisi energi melalui pengembangan panas bumi. Saat ini perusahaan menargetkan peningkatan kapasitas terpasang dari 727 megawatt (MW) menjadi 1 gigawatt (GW) dalam dua tahun dan mencapai 1,7 GW pada 2034.

“Penunjukan Gigih sebagai Komisaris Utama akan semakin memperkuat arah bisnis perseroan serta memastikan PGE tetap berada di jalur yang tepat, khususnya dalam meningkatkan kinerja bisnis dan memperkokoh portofolio energi hijau,” kata Direktur Utama PGE, Julfi Hadi, dalam keterangan resmi, Kamis (21/8).

Profil Gigih Udi Atmo

Mengutip profil Gigih di situs Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Gigih merupakan profesional di bidang energi terbarukan dan kelistrikan. Ia meraih gelar Doctor of Philosophy di bidang Infrastructure Engineering pada 2016 serta Master of Engineering Project Management dari University of Melbourne pada 2008, setelah sebelumnya lulus Sarjana Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada pada 2001.

Sebelum dipercaya sebagai Direktur Panas Bumi, Gigih pernah menjabat sebagai Direktur Konservasi Energi pada periode 2022–2024 serta Inspektur Ketenagalistrikan Ahli Madya pada 2020–2022.

Selain Gigih, RUPSLB juga menetapkan Mohammad Firmansyah sebagai Komisaris Independen, serta mengubah posisi Abdulla Zayed dari Komisaris Independen menjadi Komisaris.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PGE

Susunan Dewan Komisaris PGEO

  • Komisaris Utama: Gigih Udi Atmo

  • Komisaris Independen: Abdul Musawir Yahya

  • Komisaris Independen: Mohammad Firmansyah

  • Komisaris: Abdulla Zayed

  • Komisaris: John Eusebius Iwan Anis

Susunan Dewan Direksi PGEO

  • Direktur Utama: Julfi Hadi

  • Direktur Eksplorasi dan Pengembangan: Edwil Suzandi

  • Direktur Operasi: Ahmad Yani

  • Direktur Keuangan: Yurizki Rio

Rencana Pengembangan Panas Bumi

Saat ini, PGE mengelola kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW yang terdiri atas 727 MW dikelola mandiri dan 1.205 MW bersama mitra. Perusahaan juga mengidentifikasi potensi cadangan 3 GW dari 10 wilayah kerja panas bumi (WKP) yang dikelola sendiri.

Pada awal Agustus 2025, PGE bersama PT PLN Indonesia Power menandatangani Head of Agreement (HoA) yang difasilitasi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Kesepakatan ini fokus pada percepatan pengembangan panas bumi di 19 proyek dengan total kapasitas 530 MW.




Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...