PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) memastikan operasional dan pasokan listrik dari panas bumi tetap stabil selama libur Lebaran untuk menjaga sistem kelistrikan nasional.
PGEO mulai bergeliat menjajaki pengembangan teknologi panas bumi hingga ke Filipina dengan mengunjungi lapangan panas bumi wet steam terbesar di dunia milik Energy Development Corporation di Leyte.
Anak usaha Pertamina, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk atau PGE (PGEO) sukses menempati peringkat pertama dengan raihan skor penilaian 87,01 dalam lelang proyek Cubadak Panti.
Pertamina Geothermal Energy (PGEO) melakukan pergantian direksi utama lewat RUPSLB, dengan Ahmad Yani menggantikan Julfi Hadi untuk pimpin kesinambungan bisnis.
Analis merekomendasikan saham PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT Indika Energy Tbk (INDY) di tengah proyeksi penurunan IHSG hari ini.
Empat proyek strategis PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berpotensi mendapatkan pendanaan melalui skema indicative concessional loan dari lembaga multilateral.
Julfi Hadi mengundurkan diri sebagai Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy, efektif 25 Januari 2025, dengan penggantian direksi dan komisaris diumumkan setelahnya.
PGEO mencatatkan laba bersih hingga kuartal ketiga tahun ini sebesar US$ 104,27 juta atau setara dengan Rp 1,74 triliun, anjlok 22,18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Emiten pelat merah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE menunjuk Gigih Udi Atmo sebagai Komisaris Utama menggantikan Sarman Simanjorang. Keputusan ini ditetapkan dalam RUPSLB
Kinerja emiten yang bergerak di bidang panas bumi, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mulai bangkit. Sahamnya bahkan telah melesat hingga 69,52% secara year to date (ytd)
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara mendukung kerja sama antara PLN dan PGEO dalam pengembangan energi panas bumi. Seperti apa kerja sama yang terjalin?