IHSG Sesi I Turun 0,38%, Saham Baru IPO Pelayaran Jaya (PJHB) Anjlok 14,97%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 32,29 poin atau 0,38% ke level 8.384 pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (17/11). Sebanyak 224 saham menguat, 384 saham terkoreksi, dan 200 saham tidak bergerak.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini mencapai Rp 11,53 triliun dengan volume 26,14 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,57 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG pada sesi I hari ini mencapai Rp 15.346 triliun.
Seiring dengan turunnya IHSG, saham baru melantai di BEI melalui initial public offering (IPO) PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) terpantau anjlok hingga 14,97% ke Rp 625. Padahal saham emiten transportasi dan logistik itu sempat auto reject atas (ARA) hingga lima hari beruntun sejak mencatatkan IPO pada 6 November 2025 lalu.
Saat IPO, sahamnya ARA hingga naik 24,85% 82 poin ke level Rp 412 saat baru melantai di BEI. Kemudian hingga 12 November 2025 sahamnya menyentuh Rp 1.000.
Dari sebelas sektor saham yang ada di BEI, sembilan sektor yang turun. Saham-saham energi mencatat penurunan terbesar, yakni 2,09%. Saham emiten tersebut yang berada di zona merah misalnya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turun 2,36% ke Rp 1.865 per lembar saham.
Di sisi lain, bursa saham Asia seluruhnya anjlok. Indeks Shanghai Composite turun 0,82%, Nikkei anjlok 2,79%, Straits Times turun 0,47% dan Hang Seng merosot 0,81%.
Daftar saham top gainers:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 6,34% ke Rp 7.550
- PT AKR Corporiindo Tbk (AKRA) naik 4,31% ke Rp 1.330
- PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) naik 3,12% ke Rp 1.820
Daftar saham top losers:
- PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) turun 14,97% ke Rp 625
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 6,64% ke Rp 2.110
- PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) turun 6,60% ke Rp 396
