IHSG Awal Pekan Tutup di Zona Merah, Saham DSSA dan RATU Lesu

Nur Hana Putri Nabila
15 Desember 2025, 17:22
IHSG
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.
Karyawan berjalan di depan layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (17/5/2023).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,13% ke level 8.649 pada perdagangan saham awal pekan ini, Senin (15/12). Padahal IHSG sempat mencatatkan rekor tertinggi intraday di 8.720.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham sore ini sebesar Rp 33,41 triliun dengan volume 58,20 miliar saham dan frekuensi sebanyak 3,59 juta kali. Sebanyak 340 saham menguat, 329 saham terkoreksi, dan 132 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sore ini sebesar Rp 15.816 triliun.

Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, enam sektor terpantau lesu. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni energi yang turun 3,45%. Adapun saham di sektor tersebut yang berada di zona merah yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 0,55% ke Rp 1.820 per lembar saham 

Di sisi lain, bursa saham Asia justru didominasi melemah. Indeks Hang Seng turun 1,34%, Nikkei tergelincir 1,31%, dan Shanghai Composite turun 0,55%. Sedangkan Straits Times naik 0,06%. 

Saham top gainers:

  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) naik 10,77% ke Rp 5.450
  • PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) naik 24,79% ke Rp 2.240
  • PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 9,83% 9.775

Saham top losers:

  • PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) turun 5,08% ke Rp 100.850
  • PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) turun 9,03% ke Rp 10.575
  • PT Golden Flower Tbk (POLU) turun 10,2% ke Rp 18.050

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...