Asing Net Buy Rp 38 M, Borong Saham ANTM, BRMS dan MDKA, Lepas BUMI dan DEWA
Investor asing kembali mencatatkan beli bersih (net buy) senilai Rp 38,88 miliar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin (5/1). Aksi beli terjadi seiring penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup naik 1,27% ke level 8.859,19
Berdasarkan data statistik BEI, nilai transaksi saham pada perdagangan tersebut mencapai Rp 30,25 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 68,32 miliar saham. Adapun frekuensi transaksi hampir 4 juta kali.
Penguatan IHSG terjadi di tengah dominasi transaksi investor domestik, meski aliran dana asing kembali mencatatkan pembelian bersih harian. Secara kumulatif sejak awal tahun, investor asing telah membukukan net buy Rp 1,1 triliun atau setara US$ 65,76 juta, mencerminkan minat yang masih terjaga terhadap aset saham domestik di awal 2026
Dari sisi aktivitas perdagangan, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling ramai diperdagangkan baik dari sisi volume maupun nilai transaksi. Saham BUMI mencatatkan volume transaksi 13,31 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp 6,03 triliun.
Selain BUMI, saham PT Dewa United Tbk (DEWA) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga masuk dalam daftar saham dengan nilai transaksi terbesar hari itu. Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menjadi penopang pergerakan IHSG. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tercatat memberikan kontribusi positif terhadap indeks, seiring menguatnya sektor infrastruktur dan basic materials
Penguatan IHSG juga sejalan dengan kenaikan mayoritas indeks sektoral. Sektor energi dan bahan baku masing-masing naik lebih dari 2%, sementara sektor infrastruktur menguat hampir 1% pada perdagangan.
Sementara itu, merujuk transaksi perdagangan, saham emiten tambang ANTM tercatat menjadi yang paling banyak diborong asing Rp 154 miliar. Di bawahnya ada saham BBCA senilai Rp 124 miliar diikuti saham BRMS senilai Rp 110,6 miliar dan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) senilai Rp 84 miliar.
Saham lain yang juga diborong investor asing adalah PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Juga ada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan saham PT United Tractors Tbk (UNTR).
Di sisi lain, investor asing melepas saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai transaksi Rp 415 miliar dan Rp 271 miliar. Saham lain yang dijual adalah PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) serta PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).
