IHSG ditutup naik 0,42% 6.463 pada perdagangan saham sesi pertama hari ini, Kamis (17/9). Sebanyak 374 saham menguat, 234 terkoreksi, dan 178 saham lainnya tidak bergerak.
Harga saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dibayangi volatilitas imbas operasi tangkap tangan (OTT) yang dialami Direktur Utama perusahaan di kasus HGB pengembangan properti.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan turun pada perdagangan Kamis (17/9) setelah bank sentral Amerika Serikat The Fed menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,75-4.00%.
IHSG ditutup melemah 0,38% ke level 6.436 pada perdagangan saham hari ini, Rabu (16/9). Pasar berbalik ke zona merah setelah pada sesi pertama siang tadi sempat menguat 0,36% ke posisi 6.484.
BEI telah menghitung potensi dampak terhadap pasar dari penerapan kembali transaksi short selling yang berbarengan dengan kebijakan penurunan harga minimum saham menjadi Rp 1 per saham.
Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerapkan batas minimum harga saham sebesar Rp 1 mulai 28 September mendatang, setelah menunda pemberlakuannya dari jadwal semula yaitu 7 September.
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) melakukan divestasi saham PT Interkayu Nusantara (IKN) dengan melepas seluruh kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut. Apa rencana di balik aksi divestasi?
IHSG ditutup turun 1,13% ke 6.461 pada perdagangan hari ini, Selasa (15/9). Sebanyak 312 saham menguat, 314 terkoreksi, dan 165 lainnya tidak bergerak.
Penerapan short selling bersamaan dengan kebijakan penurunan batas minimum harga saham menjadi Rp 1 dinilai berpotensi memicu volatilitas dan perbedaan pergerakan harga saham yang terlalu lebar.
BEI akan memberlakukan kembali transaksi short selling secara bertahap mulai Selasa (15/9) besok. Sebelumnya, transaksi short selling sempat dilarang total sejak pandemi Covid-19 pada Maret 2020.
Setelah muncul pengumuman pergantian kursi menkeu dari Purbaya ke Suahasil, IHSG langsung bangkit dan melesat cukup signifikan, sehingga jurang koreksi hari inj jadi menyempit.