Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melesat 2,34% ke level 7.675 pada perdagangan hari ini, Selasa (14/4). Selama sepekan terakhir, IHSG sudah naik hingga 10,11%.
Harga saham sejumlah emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu melaju kencang sepanjang sepekan terakhir. Beberapa bahkan melonjak puluhan persen setelah sempat tertekan tajam pada Februari lalu.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melesat 2,14% ke 7.660 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (14/4). Adapun IHSG sudah naik hingga 9,89% dalam seminggu terakhir.
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) merespons rumor tentang rencana penjualan bisnis jus bermerek Buavita. Perseroan menegaskan, hingga saat ini tidak ada transaksi penjualan yang dilakukan.
Sejumlah konglomerat Tanah Air mulai mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di pasar modal. Nama-nama besar seperti Franky Widjaja dan Sugianto Kusuma atau Aguan tercatat melakukan aksi divestasi.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik 0,46% ke 7.492 pada perdagangan sesi pertama awal pekan ini, Senin (13/4). Sebanyak 348 saham menguat, 305 saham terkoreksi, dan 162 saham diam.
Investor Asing mencatatkan net sell Rp 3,31 triliun di BEI pada pekan lalu, dengan aksi jual terbesar terjadi pada saham-saham BUMN seperti BBRI dan BMRI.
Indeks saham Wall Street ditutup bervariasi dengan Dow Jones turun, namun ketiganya mencatatkan kenaikan mingguan positif di tengah perhatian pada gencatan senjata AS-Iran.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG naik 2,07% atau 150,91 poin ke level 7.458 pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (10/4). Harga sejumlah saham konglomerat melambung.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG naik 2,02% atau 147,87 poin ke level 7.455 pada perdagangan sesi pertama, Jumat (10/4). Saham sektor perbankan bergairah perdagangan siang ini.