Asing Borong Saham BKSL dan BRMS Saat IHSG Menguat, Lepas PWON dan MINA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,13% ke level 8.947 pada perdagangan sesi pertama Senin (12/1). Di tengah penguatan indeks, investor asing mencatatkan aksi beli signifikan pada sejumlah saham, terutama di sektor properti dan tambang, seiring derasnya aliran dana di pasar saham domestik.
Data PT Mandiri Sekuritas menunjukkan saham PT Sentul City Tbk (BKSL) menjadi saham dengan pembelian bersih asing terbesar pada sesi pertama hari ini. Aksi beli ini menempatkan BKSL sebagai saham paling aktif diburu asing di tengah penguatan pasar dengan net buy 120,9 juta saham.
Saham tambang emas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga masuk dalam radar investor global. Asing mencatatkan pembelian bersih 56,52 juta saham BRMS. Minat asing pada BRMS mencerminkan masih kuatnya sentimen terhadap saham berbasis komoditas, khususnya emas.
Selain BKSL dan BRMS, investor asing juga mencatatkan pembelian bersih pada saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (KPIG) sebesar 40,55 juta saham, PT Sarana Mitra Luas Tbk (SOCI) 36,26 juta saham, serta PT Panin Financial Tbk (PNLF) 35,53 juta saham. Saham perbankan pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turut dibeli asing dengan net buy 26,47 juta saham.
Secara keseluruhan, nilai transaksi pasar saham hingga siang hari mencapai Rp 18,72 triliun, dengan volume perdagangan 33,85 miliar saham dan frekuensi 2,62 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar IHSG tercatat sebesar Rp 16.289 triliun, dengan 359 saham menguat, 311 saham melemah, dan 141 saham bergerak stagnan.
Di sisi lain, sejumlah saham justru dilepas investor asing meski harganya menguat tajam. Saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan penjualan bersih asing 144,09 juta saham, sementara saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) dilepas asing sebanyak 86,45 juta saham. Kondisi ini menunjukkan adanya aksi ambil untung (profit taking) di tengah reli harga saham-saham tersebut.
Dari sisi regional, sentimen eksternal turut menopang pergerakan IHSG. Bursa saham Asia mayoritas menguat, dengan indeks Hang Seng naik 0,90%, Straits Times 0,62%, dan Shanghai Composite 0,73%, sementara indeks Nikkei bergerak stagnan.
