Pandu Sjahrir Ungkap Sikap soal Saham Gorengan, Masuk List Beli Danantara?

Nur Hana Putri Nabila
3 Februari 2026, 06:59
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menjawab pertanyaan wartawan usai menyampaikan keterangan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (2/2/2026).
Katadata/Fauza Syahputra
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir menjawab pertanyaan wartawan usai menyampaikan keterangan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (2/2/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Chief Investment Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara, Pandu Sjahrir, menyampaikan pendapat perihal  gerak saham tertentu di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang identik disebut saham gorengan. Menurut Pandu fenomena itu sebagai hal lumrah yang biasa terjadi di pasar modal. 

Bahkan menurut Pandu, Danantara kadangkala juga membeli saham dengan volatilitas tinggi. Tetapi ia memastikan saham yang dipilih adalah saham dengan fundamental bagus. Ia mengakui fluktuasi harga justru kerap dimanfaatkan oleh investor profesional sebagai peluang untuk memperoleh capital gain

“Itu lumrah aja. Selama bagus bisnis-bisnisnya ya pastinya bagus buat investor beli,” kata Pandu kepada wartawan di Gedung BEI, Senin (2/2). 

Pada kesempatan itu, Pandu juga menyebut aktif berinvestasi di pasar modal Indonesia. Meski begitu pihaknya tidak menetapkan target nominal transaksi harian dalam berinvestasi. Menurutnya, keputusan pembelian akan disesuaikan dengan kondisi pasar yang sedang berlangsung.

“Kami nggak ada target, kami melihat dari market, kami pasti beli. Yang penting kami beli terus,” ujar Pandu.

Pandu menjelaskan, Danantara sengaja tidak mengungkapkan besaran dana yang dialokasikan setiap hari agar investasinya tidak terbaca oleh pelaku pasar.

“Kalau kita dibilang target, nanti pemain-pemain bursa pada tau semua,” katanya.

Menurut Pandu Danantara berinvestasi setiap hari. Bagian dari Danantara punya strategic asset allocation. Danantara akan masuk di pasar modal, baik di bond dan juga nanti di publik.

Menjawab pertanyaan mengenai strategi investasi Danantara, Ia mengatakan strategi investasi Danantara diarahkan pada pembelian saham-saham perusahaan dengan fundamental yang kuat, valuasi yang menarik, serta tingkat likuiditas yang memadai.

Gandeng Manajer Investasi

Danantara tengah menyiapkan langkah ekspansi investasinya di pasar saham domestik dengan menggandeng manajer investasi (MI). Melalui skema ini, SWF tersebut ditargetkan mulai aktif bertransaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam enam bulan ke depan. 

Pandu menyebut, keterlibatan MI menjadi bagian penting untuk memastikan pengelolaan dana berjalan profesional dan akuntabel. Selain itu, kehadiran Danantara di pasar diharapkan mampu menciptakan efek penarik (crowding in) bagi investor lain, khususnya investor institusional.

"Jadi memang strategi awal kita 6 bulan ke depan ini kita melalui manajer investasi. Memang tidak langsung ini. Kenapa? Karena kami juga ingin crowd in para pemain yang ada," tuturnya di Main Hall BEI, Jakarta, Minggu (1/2).

Pandu menjelaskan, seleksi saham yang akan masuk portofolio dilakukan dengan standar yang sangat ketat. Danantara hanya akan mempertimbangkan saham-saham dengan likuiditas tinggi, fondasi bisnis yang kuat, serta fundamental keuangan yang solid.

 Di luar itu, prospek pertumbuhan dan kekuatan arus kas menjadi prasyarat utama sebelum keputusan investasi diambil. Menurutnya, dua faktor tersebut krusial untuk menjaga kualitas investasi dalam jangka panjang, terutama di tengah dinamika pasar.

Sejak akhir Desember 2025, Danantara telah mulai menanamkan dana secara berkala di pasar. Ke depan, intensitas investasi tersebut akan ditingkatkan secara signifikan, dengan rencana akselerasi dimulai pada pekan depan.



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...