Prospek IHSG dan Gerak CUAN, MBMA hingga CBDK usai Prabowo Bertemu Konglomerat
Presiden Prabowo Subianto melakukan audiensi bersama para konglomerat Tanah Air kemarin. Investment Specialist Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) Azharys Hardian menilai pertemuan tersebut memberikan sentimen positif bagi pasar modal Indonesia.
Menurut Azharys, para pengusaha yang hadir memiliki sejumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia menilai pertemuan Presiden Prabowo dengan jajaran konglomerat di Hambalang menjadi sinyal kuat bagi pasar karena mencerminkan sinergi strategis antara pemerintah dan sektor swasta dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami di KISI melihat pasar cenderung mengapresiasi saham-saham yang terafiliasi dengan grup usaha besar tersebut. Audiensi ini mengirimkan sinyal stabilitas kebijakan dan kepastian investasi yang sangat krusial bagi kepercayaan investor,” ujar Azharys kepada Katadata.co.id, Rabu (11/2).
Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha bisa memperkuat optimisme terhadap keberlanjutan proyek-proyek strategis nasional. Pertemuan itu juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara keseluruhan.
Seiring sentimen tersebut, IHSG dibuka menguat pada perdagangan pagi ini. Pada pukul 09.10 WIB, IHSG naik 0,72% ke level 8.190. Sejumlah saham milik konglomerat yang menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo terpantau mengalami penguatan.
Saham-saham milik Prajogo Pangestu terpantau melesat pada perdaganhan pagi. Ada saham PT Petrosea Tbk (PTRO) melesat 8,79% ke level 6.500, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 3,66% ke level 1.700, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 3,45% ke level 2.100, serta PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 4,27% ke level 1.710.
Saham-saham milik pendiri Agung Sedayu Group yaitu Sugianto Kusuma juga terpantau menguat. Harga saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melonjak 4,82% ke level 11.425, sedangkan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) naik 3,23% ke level 6.400.
Dari Grup Sinar Mas, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 3,12% ke level 97.425. Sementara itu, saham milik Boy Thohir, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), naik 4,38% ke level 710.
Prabowo Bertemu Pengusaha Indonesia
Pertemuan Prabowo dengan para taipan Tanah Air itu terjadi sehari setelah Prabowo bertemu dengan perwakilan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/2) malam. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo meminta pengusaha memberikan manfaat bagi rakyat serta menciptakan lapangan kerja yang luas.
Dalam audiensi yang dihadiri 22 konglomerat anggota APINDO tersebut, Prabowo mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi pelaku usaha, termasuk pandangan mereka mengenai arah kebijakan ekonomi nasional. Prabowo juga menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yakni kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi.
“Pembangunan industri harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat, membuka lapangan kerja seluas-luasnya, dan memperkuat kemandirian bangsa,” kata Prabowo dikutip dari siaran pers pada Selasa (10/2).
Prabowo juga mengajak para pengusaha untuk bersama-sama dengan pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan, khususnya di sektor riil. Ia mendorong pengembangan industri tekstil seperti garmen, sepatu, dan mebel, serta sektor-sektor strategis lainnya, antara lain industri makanan dan minuman, perikanan, peternakan, serta penguatan UMKM.
Para pengusaha yang hadir menyatakan komitmen untuk mendukung visi dan misi Presiden Prabowo. Mereka berjanji mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan pemenuhan gizi dan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Indonesia, serta mewujudkan industrialisasi.
Dalam audiensi tersebut, Prabowo didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Adapun 22 pengusaha APINDO yang hadir antara lain Sofjan Wanandi, Sudamek, Suryadi Sasmita, Haryanto Adikoesoemo, Mucki Tan, Harijanto, Johny Darmawan, Shinta W. Kamdani, Sanny Iskandar, Eddy Hussy, dan Soegianto Nagaria.
Selain itu, turut serta Lindrawati Widjojo, Hendra Widjaja, Budiarsa Sastrawinata, Ronald Walla, Adhi Lukman, Raymond Gunawan, Dedy Rochimat, Kris Adidarma, Leo Julianto Sutedja, dan Harry Lukminto. Pertemuan ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
