Emiten Hapsoro (RATU) Bocorkan Aksi Terbaru, Incar Rp 800 Miliar Apa Rencananya?
Emiten afiliasi milik suami Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Puan Maharani, Hapsoro Sukmonohadi atau Happy Hapsoro, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) membocorkan aksi korporasi baru. Perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan investasi sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) itu akan menerbitkan obligasi hingga Rp 800 miliar.
RATU juga telah menunjuk Sucor Sekuritas sebagai underwriter obligasi itu. Direktur Utama Raharja Energi Cepu, Sumantri, mengatakan komposisi obligasi terdiri dari dua instrumen, sebesar Rp 500 miliar berasal dari sukuk wakalah. Sementara Rp 300 miliar merupakan obligasi konvensional.
Ia juga mengatakan RATU menawarkan tenor 3 tahun, 5 tahun, dan 7 tahun dan telah memperoleh peringkat Single A dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Lebih lanjut, ia juga mengaku penerbitan obligasi tersebut mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe.
“Kami sekarang book building, minatnya luar biasa sudah oversubscribe ini menunjukkan keyakinan investor soal kinerja jangka panjang RATU,” kata Sumantri dalam sesi diskusi bertajuk “Potensi Emiten RATU di Era Ketahanan Energi” secara daring, dikutip Senin (23/2).
Ia menyampaikan Raharja Energi Cepu telah melakukan sejumlah pertemuan one-on-one dengan investor sebagai bagian dari upaya memperkenalkan profil perusahaan kepada pasar. Menurutnya, respons investor sejauh ini cukup positif.
Menurut Sumantri, apabila penerbitan obligasi tersebut berjalan lancar, langkah ini diharapkan dapat memperbaiki struktur keuangan perseroan. Perusahaan juga berharap, aksi ini memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan arus kas.
“Ini sebenarnya bukti kepercayaan diri kami, karena kami punya proyeksi kinerja jangka panjang sehingga kami juga berani menerbitkan bond,” ucapnya.
Adapun RATU tengah agresif menggencarkan aksi korporasi. Raharja Energi Cepu (RATU) mengungkap rencana aksi lanjutan usai akuisisi blok minyak dan gas (migas) baru pada tahun ini.
Rencana Akuisisi Blok Migas Baru
Direktur RATU Adrian Hartadi sebelumnya mengatakan, perseroan saat ini tengah melakukan negosiasi untuk mengakuisisi satu blok migas. “Kami ada satu blok yang sedang dalam tahap diskusi untuk diakuisisi. Jika sudah ada kesepakatan yang tepat, kami bisa langsung melakukan akuisisi,” ujar Adrian dalam diskusi Ratu Prospects and Challenges in the Future yang digelar secara virtual, Kamis (22/1).
Adrian menjelaskan karena masih berada pada tahap negosiasi, perseroan belum dapat mengungkapkan identitas blok migas yang menjadi target akuisisi tersebut. Namun, ia memastikan bahwa jika seluruh kesepakatan telah tercapai, RATU akan segera merealisasikan aksi korporasi tersebut dan mengumumkannya kepada publik.
Selain itu, Adrian menyebutkan terdapat sekitar 20 blok migas yang saat ini masuk dalam pipeline calon akuisisi RATU. Meski demikian, perseroan masih melakukan kajian mendalam untuk memastikan blok-blok tersebut sesuai dengan kriteria dan strategi bisnis perusahaan.
“Oleh karena itu, sebisa mungkin kami tidak masuk ke tahap eksplorasi dan lebih fokus pada blok yang sudah berproduksi,” kata dia.
