IHSG Sempat Longsor Lebih dari 5,6%, Cek Sentimen Negatifnya

Karunia Putri
4 Maret 2026, 15:22
IHSG
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU
Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/10/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) longsor 5,62% ke level 7.493 pada perdagangan intraday pukul 14.17 WIB hari ini, Rabu (4/3). Volume perdagangan tercatat 44,48 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 23,75 triliun dan kapitalisasi pasarnya menjadi Rp 13.476 triliun. 

Penurunan IHSG terjadi karena sejumlah sentimen negatif yang mengguncang pasar. Terbaru adalah Fitch Ratings yang disebut menurunkan outlook peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil.

Lembaga internasional itu mempertahankan long-term foreign currency issuer default rating (IDR) atau peringkat gagal bayar penerbit mata uang asing jangka panjang RI pada level BBB.

Dalam draf Fitch Ratings yang beredar hari ini, Rabu (4/3), penurunan outlook itu disebabkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan serta kekhawatiran kebijakan ekonomi RI di tengah sentralisasi pengambilan keputusan. 

“Hal ini dapat melemahkan prospek fiskal jangka menengah, merusak sentimen investor, dan memberikan tekanan pada bantalan eksternal,” tulis Fitch Ratings, Rabu (4/3). 

Selain itu memanasnya konflik di Timur tengah, perang antara Iran dan Israel-Amerika Serikat, juga turut menambah risiko.

Pada Selasa kemarin, Presiden AS Donald Trump menyebut Angkatan Laut AS akan mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz jika diperlukan. Ia juga mengatakan apa pun yang terjadi AS akan memastikan aliran energi yang bebas ke seluruh dunia.

“Kekuatan ekonomi dan militer Amerika Serikat adalah yang terbesar di dunia, tindakan lebih lanjut akan segera dilakukan,” tulis Trump dalam posting di Truth Social, dikutip CNBC International, Rabu (4/3). 

Seiring dengan turunnya IHSG, seluruh sektor yang ada di BEI ambruk berjamaah. Saham emas rontok dalam. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) anjlok 9,07% ke level Rp 4.010, PT Bumi Resources Minerals tbk (BRMS) terjun 12,76% ke level Rp 855, dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) jatuh 9,65% ke level Rp 515.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...