Profil 20 Calon Pengganti ADK OJK Lolos Seleksi Tahap Awal

Karunia Putri
4 Maret 2026, 17:25
OjK
Katadata/Fauza Syahputra
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi (kiri), bersama Pjs Ketua sekaligus Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan keterangan perkembangan terkait MSCI di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS):

14. Ary Zulfikar 

Ary Zulfikar saat ini menjabat direktur eksekutif hukum LPS. Sebelum bergabung dengan lembaga itu, Ary dikenal sebagai praktisi dan pengamat hukum pasar modal serta bisnis. Ia memulai karier di Kantor Hukum Kartini Muljadi & Rekan pada 1994. Pada 1997, ia menjadi kepala Departemen Hukum dan Kepatuhan di PT Kliring Depositori Efek Indonesia (yang kemudian menjadi Kustodian Sentral Efek Indonesia).

Pengalamannya di bidang hukum pasar modal dan bisnis membawanya terlibat dalam proses restrukturisasi perbankan saat krisis keuangan 1997–1998 melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pada 1998–2004.

Ia meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Padjadjaran pada 1994, magister hukum dari Universitas Gadjah Mada pada 2015, serta gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Padjadjaran pada 2019.

15. Danu Febrianto 

Danu Febrianto saat ini menjabat senior executive vice president LPS. Ia meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Sriwijaya, magister hukum bisnis dari Universitas Indonesia, serta doktor ilmu hukum dari Universitas Sriwijaya.

Danu memulai karier di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada 1994–2007. Setelah itu, ia melanjutkan karier di Standard Chartered Bank Jakarta pada 2007–2011.

Di LPS, ia pernah menjabat direktur Grup Peraturan (2012–2016), direktur Grup Perumusan Kebijakan (2016–2017), kepala Kantor Manajemen Strategis dan Perumusan Kebijakan (2017–2019 dan 2020–2022), serta direktur eksekutif sumber daya manusia dan administrasi pada 2019–September 2020.

16. Dwityapoetra Soeyasa Besar 

Dwityapoetra Soeyasa Besar menjabat direktur eksekutif surveilans, pemeriksaan, dan statistik LPS. Karier profesionalnya dimulai di Tokio Marine Insurance Indonesia sebagai underwriter. Setelah itu, ia berkarier di Bank Indonesia selama sekitar 30 tahun, termasuk pernah menjabat direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial serta kepala perwakilan Bank Indonesia sebelum bergabung dengan LPS.

Ia meraih gelar sarjana di bidang hukum bisnis dari Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan studi magister di Columbia University.

Ia juga menyandang gelar doktor (PhD) di bidang perbankan dan keuangan dari Bayes Business School, University of London.

Dari Danantara:

17. Agus Sugiarto

Saat ini, Agus menjabat komisaris independen Danantara Asset Management. Ia pernah menjabat sebagai advisor Otoritas OJK dan kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK.

18. Pahala Nugraha Mansury

Pahala Mansury saat ini menjabat sebagai komisaris utama Danantara Investment Management, perusahaan induk investasi dana kekayaan negara Indonesia. Ia juga merupakan penasihat senior di Global Counsel serta wakil ketua Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Sebelumnya, pria kelahiran 1971 ini pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di pemerintahan, antara lain wakil menteri luar negeri pada 2023–2024 dan wakil menteri BUMN pada 2020–2023. Saat menjabat wamen BUMN, ia juga menjadi wakil komisaris utama Pertamina.

Di sektor swasta dan BUMN, rekam jejaknya cukup panjang. Ia pernah menjabat wakil direktur utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada 2023–2025, direktur utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) pada 2019–2020, direktur keuangan Pertamina pada 2018–2019, serta direktur utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada 2017–2018.

Lain-lain

19. Dhani Gunawan Idat

Dhani menjabat komisaris utama BPRS HIK Parahyangan. Sebelumnya, ia sempat berkarier di OJK, termasuk sebagai deputi direktur pengawasan perbankan.

20. Orias Petrus Moedak 

Orias Petrus Moedak merupakan komisaris utama PT RJL Maritime Logistics. Dia pernah menjabat direktur utama MIND ID (Inalum), direktur utama Pelindo III, serta direktur keuangan di Pelindo II, PTBA, dan PT Freeport Indonesia.

Halaman:
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...