Gandeng SMBC, Danantara Masuk Bisnis Sewa Pesawat
PT Danantara Investment Management (DIM), SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management meneken kerja sama untuk mengembangkan Mandiri Aviation. Ini adalah platform investasi aviation leasing pertama Indonesia yang memiliki nilai portfolio awal mencapai US$ 800 juta.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengatakan, kemitraan ini merupakan langkah penting dalam partisipasi Indonesia di ekosistem pembiayaan penerbangan global.
“Dengan menjadi mitra utama dalam inisiatif ini bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management, Danantara berinvestasi di platform kelas dunia, yang memberikan imbal hasil optimal sekaligus membangun kapabilitas strategis bagi Indonesia,” ujar Pandu dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital Barry Flannery mengatakan sangat senang dapat menjalin kemitraan strategis ini, yang akan membantu memajukan ekosistem penerbangan di Indonesia sekaligus di luar negeri.
Sedangkan Chief Executive Officer (CEO) Mandiri Investment Management Baskoro Adi menilai, kemitraan ini mencerminkan komitmen untuk mengembangkan solusi investasi inovatif, yang menghubungkan investor global dengan aset penerbangan berkualitas tinggi.
“Kami bangga dapat bekerja sama dengan SMBC Aviation Capital, dengan dukungan DIM, untuk membentuk platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia, yang memberikan imbal hasil menarik dengan mempertimbangkan risiko sekaligus memposisikan kawasan ini sebagai pemain baru di pasar aviation leasing global.” ujar Baskoro.
Mandiri Aviation Leasing Fund menggabungkan tiga keunggulan dari masing-masing pihak yang saling melengkapi, diantaranya peran DIM sebagai investor strategis utama.
Sementara itu, posisi SMBC Aviation Capital sebagai salah satu perusahaan aviation leasing terbesar di dunia, dengan rekam jejak lebih dari dua dekade dan kegiatan operasional di seluruh dunia.
Kemudian, ekosistem pembiayaan dan pengelolaan aset investasi dari Mandiri Grup, yang diinisiasikan oleh Mandiri Investment Management, yaitu satu-satunya anak perusahaan milik bank BUMN, yang memiliki lisensi sebagai perusahaan pengelola aset investasi di luar negeri.
Mandiri Aviation Leasing Fund dirancang sebagai platform investasi berstandar institutional-grade (memenuhi kriteria dan standar investasi pemodal besar) dan scalable untuk memberikan akses kepada investor untuk berinvestasi di aset aviasi global.
Mandiri Aviation Leasing Fund akan dikelola bersama oleh Mandiri Investment Management dan SMBC Aviation Capital, berdasarkan perjanjian kerja sama yang menggabungkan kapabilitas Mandiri Investment Management dalam merancang struktur platform investasi dana dengan keahlian operasional mendalam SMBC Aviation Capital dalam industri aviation leasing.
Sebagai bagian dari kemitraan, SMBC Aviation Capital akan menyediakan layanan operasional dan pengelolaan aircraft leasing kepada Mandiri Aviation Leasing Fund, sekaligus membangun kapabilitas jangka panjang dalam bisnis aviation leasing di Indonesia.
Dalam jangka panjang, keberhasilan platform ini diharapkan dapat mendukung ekspansi DIM ke kelas aset global terkait.
Mandiri Aviation Leasing Fund diharapkan dapat memberikan imbal hasil optimal, yang disesuaikan dengan risiko bagi investor, sekaligus menempatkan Indonesia dalam value chain global di industri aviation leasing. Ketiga pihak akan bekerja sama secara erat dan berpartisipasi dalam tata kelola dana guna memastikan keselarasan strategis untuk semua pihak.
Kemitraan ini juga menjadi landasan bagi kerja sama ekonomi yang lebih luas antara Indonesia dan Jepang, dengan membuka peluang bagi cross-border investment yang berkelanjutan antara SMBC Group dan Danantara Indonesia.
