Bank OCBC (NISP) Bakal Bagikan Dividen Rp 45 per Saham dan Buyback Rp 1 Miliar
PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) bakal membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp 1,03 triliun atau setara dengan Rp 45 per saham. Angka tersebut setara dengan dividend payout ratio sebesar 20,42% dari laba bersih perseroan. Kemudian perseroan mengalokasikan Rp 1 miliar untuk cadangan umum. Sementara sisa laba bersih ditetapkan sebagai laba ditahan.
“Rapat telah menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebagai berikut, sebesar Rp 45 per saham atau sebesar Rp 1,03 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai,” kata Direktur Utama OCBC Parwati Surjaudaja dalam paparan publik RUPST di Jakarta, Kamis (9/4).
Adapun OCBC membukukan laba bersih Rp 5,05 triliun pada 2025. Angka tersebut naik 3,90% dibandingkan dengan laba bersih perseroan pada tahun sebelumnya senilai Rp 4,86 triliun. Naiknya laba perseroan salah satunya didorong oleh tumbuhnya pendapatan bunga menjadi Rp 17,85 triliun dari Rp 17,81 triliun.
Apabila menilik historinya, NISP terpantau rajin membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. Pada tahun buku 2024, NISP membagikan dividen sebesar Rp 106 per saham kepada para investornya. Lebih jauh, pada tahun buku 2023 perseroan mengguyur investornya dengan dividen sebesar Rp 72 per saham.
Tak hanya itu, rapat penting itu juga menyetujui aksi pembelian kembali saham perseroan atau buyback sebanyak 438.000 saham atau 0,002% dari total modal yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam perseroan.
Perseroan diperkirakan akan mengeluarkan biaya buyback sebesar-besarnya Rp 1 miliar. Biaya tersebut termasuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya yang terkait.
Pada perdagangan hari ini, harga saham NISP anjlok 7,31% atau 110 poin ke level 1.395. Sementara itu sahamnya sudah naik 1,82% sejak awal tahun atau year to date.
