IHSG Ambruk 2,89%, Saham Sektor Tambang Longsor Terseret Revisi PP 19/2025

Karunia Putri
8 Mei 2026, 16:47
IHSG
Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berjalan di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok 2,86% atau 204,93 poin ke Rp 6.969 pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (8/5). Ambruknya indeks hari ini terjadi karena saham-saham perbankan babak belur imbas wacana pemerintah menaikkan tarif royalti bagi sejumlah komoditas mineral dan batu bara (minerba). 

Dalam rencana tersebut, pemerintah akan menerapkan sistem sistem bagi hasil seperti di sektor minyak dan gas bumi (migas) untuk industri pertambangan mineral dan batu bara (minerba). Kebijakan itu akan diatur dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 Tahun 2025.

Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) anjlok 13,89% ke Rp 5.425, PT Timah Tbk (TINS) rontok 14,88% ke Rp 5.425 dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) ambruk 13,71% ke Rp 1.385.

Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan sepanjang hari ini mencapai 56,33 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,82 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 12.431 triliun dengan total nilai transaksi sebesar Rp 36,08 triliun. Sebanyak 133 saham menguat, 575 saham terkoreksi dan 108 saham tidak bergerak.

Sebanyak sepuluh  dari sebelas sektor yang ada di BEI parkir di zona merah hari ini. Selain saham sektor tambang, saham di sektor indsutri ikut ambruk hari ini. Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) anjlok 7,28% ke Rp 27.400, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ambruk 176 dan PT Impack Hanna Kreasindo Tbk (IMPC) turun 1,68% ke Rp 2.340.

Dari sisi banyaknya nilai perdagangan, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling laris dengan transaksi senilai Rp 1,72 triliun. Disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang diperdagangkan sebesar Rp 1,2 triliun dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 1,1 triliun. 

Daftar top gainer hari ini: 

  • PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik 24,51% ke level 635.
  • PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) naik 20% ke level 7.500.
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 12,24% ke level 1.455.

Daftar top loser hari ini:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 14,94% ke level 1.310.
  • PT Timah Tbk (TINS) turun 14,88% ke level 3.490.
  • PT Indika Energy Tbk (INDY) turun 14,82% ke level 3.160.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...