DOOH Alihkan 4,95% Saham Anak Usaha ke Entitas Hashim Djojohadikusumo (IGM)
PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) melalui anak usaha PT Triuslive Inovasi Indonesia menjual sahamnya sebanyak 4,95% ke PT Investasi Gemilang Maju (IGM). PT Investasi Gemilang Maju (IGM) merupakan entitas PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, perusahaan afiliasi adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.
Direktur Utama Era Media Sejahtera, Vicktor Aritonang, menyampaikan perseroan telah mengalihkan seluruh kepemilikan sahamnya di PT Triuslive Inovasi Indonesia kepada PT Investasi Gemilang Maju. Setelah transaksi tersebut, mayoritas saham PT Triuslive Inovasi Indonesia dimiliki oleh PT Investasi Gemilang Maju dengan porsi 12.300 saham atau senilai Rp 12,3 miliar.
Sisanya Maman Khairussalam sebanyak 6.150 saham senilai Rp 6,15 miliar, Lilis Fitriyah sebanyak 3.690 saham Rp 3,69 miliar, dan Aryanto sebanyak 2.460 saham senilai Rp 2,46 miliar.
“Sehingga transaksi tersebut tidak digolongkan sebaga Transaksi Material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha,” tulis Vicktor dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (11/5).
Sebelumnya DOOH dan WIFI memang sudah menjalin kerja sama. Pada Maret 2025 lalu, WIFI mengumumkan kerja sama strategis dengan DOOH untuk mendukung proyek WIFI dalam memasarkan internet terjangkau untuk rakyat, yang bertujuan untuk penetrasi mencapai 40.000.000 pelanggan internet di Indonesia.
Internet ini dapat dijangkau dengan harga Rp 100.000 per bulan dengan kecepatan 100 Mbps secara unlimited data. Penetrasi ini melibatkan kolaborasi dengan mitra-mitra penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ ISP) dan kontraktor lokal.
Dalam kerjasama ini, DOOH akan menggunakan basis AI dalam memperluas pemasaran dan menggunakan ekosistem yang dimiliki seperti Key Opinion Leader (KOL), Programmatic Advertising, Digital, dan Media Sosial yang terhubung dengan komunitas serta event dan aktivasi interaktif.
Selain itu, Era Media Sejahtera juga bersiap meluncurkan layanan media out-of-home (OOH), digital out-of-home (DOOH), hingga Programmatic, seperti TV Kereta yang menjangkau 36 juta penumpang dengan 9 juta impressions. Perseroan juga menghadirkan Digital Totem dan Videotron berbasis kecerdasan buatan (AI) guna mempercepat pencapaian target 40 juta pelanggan.
Melalui ekosistem yang terintegrasi tersebut, perseroan optimistis dapat mengoptimalkan kampanye pemasaran secara lebih luas dengan biaya yang lebih efisien sehingga WIFI bisa menjangkau basis pelanggan yang lebih besar.
