MSCI Depak 6 Emiten dari Global Indeks: Sisa 11 Saham Termasuk ASII, BBCA, BRPT

Karunia Putri
13 Mei 2026, 06:32
Layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik 0,26% atau 22,05 poin ke level 8.388 pada penutupan perdagangan hari ini.
Katadata/Fauza Syahputra
Layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (12/11/2025). Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik 0,26% atau 22,05 poin ke level 8.388 pada penutupan perdagangan hari ini.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Lembaga pemeringkat global MSCI mendepak enam emiten Indonesia dari daftar MSCI Global Indexes dalam hasil tinjauan berkala kuartalan untuk periode Mei 2026. Dari enam saham yang didepak, tiga di antaranya merupakan emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). 

Selain itu, MSCI juga menghapus PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari indeks global tersebut.

Sementara itu, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) tidak sepenuhnya keluar dari indeks MSCI. Emiten ritel tersebut diturunkan dari MSCI Global Standard Indexes ke MSCI Small Cap Indexes.

“Seluruh perubahan akan berlaku setelah penutupan perdagangan 29 Mei 2026 dengan tanggal efektif 1 Juni 2026,” tulis MSCI dalam pengumumannya, Rabu (13/5).

MSCI akan melakukan tinjauan selanjutnya pada periode Agustus 2026 dengan pengumuman pada 12 Agustus 2026 dan tanggal efektif pada 1 September 2026.

Secara global, MSCI menyebutkan sebanyak 49 sekuritas ditambahkan dan 101 sekuritas dihapus dari MSCI ACWI Index dalam tinjauan kali ini. Tiga penambahan terbesar ke MSCI World Index berdasarkan kapitalisasi pasar penuh perusahaan adalah Medline A, MasTec dan TechnipFMC. Ketiganya berasal dari Amerika Serikat.

Sementara itu, tiga penambahan terbesar ke MSCI Emerging Markets Index adalah Itau Unibanco On dari Brasil, Yangtze Optical Fibre and Cable Joint Stock Limited Company A dan Sichuan Biokin Pharmaceutical A dari Cina

Pada MSCI World All Cap Index, MSCI mencatat terdapat 144 yang ditambahkan dan 81 dikeluarkan.

Dengan keluarnya enam saham Indonesia dari MSCI Global Standard Indexes, jumlah emiten domestik yang menjadi konstituen indeks bergengsi tersebut semakin menyusut menjadi sebelas.

Berikut daftar terbaru saham Indonesia yang masih menjadi konstituen MSCI Global Standard Indexes:

  1. PT Astra International Tbk (ASII)
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
  3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
  4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
  5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)
  6. PT Bumi Resources Mandiri Tbk (BRMS)
  7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
  8. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
  9. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
  10. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
  11. PT United Tractors Tbk (UNTR)

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...