Menilik Arah Telkom Jelang RUPS: Pangkas Anak Usaha, Dividen dan Rombak Pengurus
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) bakal menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 8 Juni 2026 mendatang. Rapat tersebut diyakini bakal membawa arah baru bagi Badan Usaha Milik Negara itu.
Dalam agenda penting itu, agenda yang pasti akan dibahas yakni pemangkasan anak usaha besar-besaran yang akan diketok dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2026. COO Danantara sekaligus Badan Pengelola BUMN, Dony Oskaria mengatakan aksi itu sesuai dengan rencana perampingan bisnis BUMN, termasuk di BUMN telekomunikasi tersebut.
“Lumayan banyak (anak usaha yang dipangkas),” kata Dony di Gedung BEI, Selasa (19/5).
Sebelumnya ia mengatakan TLKM saat ini memiliki sekitar 66 entitas usaha yang ke depan akan dirampingkan dan lebih fokus ke bisnis. Menurut dia, Telkom bersiap menjadi strategic holding.
Menurut Donny, setelah perampingan, Telkom selanjutnya akan memiliki empat unit bisnis utama. Pertama, Telkomsel yang berperan sebagai perusahaan telekomunikasi inti. Kedua, Infraco yang berfokus pada bisnis serat optik. Yang ketiga, ada Mitratel yang akan menangani bisnis menara telekomunikasi.
Sementara yang keempat adalah unit bisnis pusat data (data center). Selain itu, Dony menyebut akan dikembangkan lagi satu lini bisnis infrastruktur yang berperan sebagai penopang operasional bagi keempat unit utama.
Perubahan Pengurus dan Kisi Dividen
Apabila menilik mata agenda penting itu, RUPS Telkom akan membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian Tahun Buku 2025. Selain itu, ada pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (volledig acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris TLKM atas pelaksanaan tugas selama tahun berjalan.
RUPS Telkom juga akan menetapkan penggunaan laba bersih Tahun Buku 2025, penetapan gaji, honorarium, fasilitas, serta remunerasi pengurus untuk Tahun Buku 2026. Di samping itu, akan ada penunjukan akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan perseroan serta program pendanaan usaha mikro dan kecil (PUMK) Tahun Buku 2026.
RUPS Telkom juga akan membahas rencana pembelian kembali saham (buyback), pendelegasian kewenangan terkait Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2027, hingga perubahan anggaran dasar perseroan.
“Mata acara 8 perubahan pengurus perseroan,” demikian tertulis dalam mata acara RUPS Telkom.
Berikut jajaran komisaris dan direksi Telkom Indonesia berdasarkan hasil RUPSLB, Jumat, 12 Desember 2025.
Susunan Dewan Direksi Telkom:
- Direktur Utama: Dian Siswarini
- Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
- Direktur Human Capital Management: Willy Saelan
- Direktur Wholesale & International Service: Budi Satria Dharma Purba
- Direktur Enterprise & Business Service: Veranita Yosephine
- Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji
- Direktur Network: Nanang Hendarno
- Direktur IT Digital: Faizal Rochmad Djoemadi
- Direktur Legal & Compliance: Andy Kelana
Susunan Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama: Angga Raka Prabowo
- Komisaris: Rionald Silaban
- Komisaris: Rizal Mallarangeng
- Komisaris: Ossy Dermawan
- Komisaris: Silmy Karim
- Komisaris Independen: Deswandhy Agusman
- Komisaris Independen: Ira Noviarti
- Komisaris Independen: Rofikoh Rokhim
