IHSG Diramal Melemah ke Level 5.300, Saham ADRO hingga ASII Direkomendasikan

Karunia Putri
8 Juni 2026, 06:28
IHSG\
ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin
IHSG\
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan melanjutkan penurunan pada perdagangan Senin (8/6). Analis merekomendasikan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) hingga PT Astra International Tbk (ASII). 

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova menilai IHSG masih akan terus turun menuju level 5.314, yang merupakan target ideal wave iii berdasarkan proyeksi Fibonacci. Hal ini lantaran indeks ditutup di bawah level support 5.673 pada perdagangan Jumat (5/6).

Sinyal penurunan IHSG juga diperkuat oleh tekanan jual yang mendorong indeks menembus level terendah candle hammer yang terbentuk pada perdagangan Kamis (4/6). Kondisi ini menunjukkan momentum bearish masih mendominasi pergerakan indeks dalam jangka pendek.

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” kata Ivan dalam keterangan dikutip Senin (8/6). MACD adalah alat analis teknikal yang digunakan untuk melihat tren dan kekuatan momentum pergerakan saham.

Level support IHSG diperkirakan berada di level 5.673, 5.439 dan 5.052, sementara level resistance di level 5.964, 6.264, 6.459 dan 6.587.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dibeli dengan target harga Rp 2.350 dan PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp 5.050.

Lalu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan target harga Rp 5.450, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan target harga ke Rp 3.020 serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan target harga ke Rp 1.640.

Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyatakan, secara teknikal, pergerakan IHSG sudah dalam kondisi extremely oversold berdasarkan indikator RSI, meskipun fase downtrend terbentuk. Sementara itu, indikator Stochastics KD dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, didukung penurunan volume.

Nafan menjelaskan, dari domestik, para pelaku pasar mencerna beberapa rumor dan ketidakjelasan kebijakan pemerintah, termasuk kekhawatiran terkait revisi UU P2SK yang dinilai berpotensi mengganggu independensi lembaga keuangan. 

Sebelumnya, realisasi defisit APBN hingga Mei 2026 yang mencatat pada Rp 180,4 triliun atau 0,7% dari PDB menyebabkan terjadinya capital outflow. 

Di sisi lain, para pelaku pasar juga mencerna data cadangan devisa per Mei 2026 yang dijadwalkan rilis pada Senin ini sangat krusial bagi Bank Indonesia dalam melakukan intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang belakangan ini bertengger di atas Rp 18.000 per dolar AS. 

Nafan merekomendasikan saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...