Strategi Emiten Fesyen ZONE Bidik Penambahan 5 Gerai Baru saat Lesunya Daya Beli

Karunia Putri
8 Juni 2026, 15:22
emiten
Dok Mega Perintis
Pengunjung memadati salah satu gerai Manzone di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Emiten fesyen milik pengusaha nasional Hermanto Tanoko, PT Mega Perintis Tbk (ZONE), memutuskan untuk tetap melanjutkan ekspansi bisnis di tengah tantangan ekonomi dan melemahnya daya beli masyarakat. Perusahaan ritel tersebut menargetkan membuka lima gerai baru serta merevitalisasi empat gerai sepanjang tahun ini.

Sebanyak 60% ekspansi akan difokuskan di Pulau Jawa, sedangkan sisanya berada di luar Jawa. Selain memperluas jaringan ritel, perseroan juga berencana membeli mesin otomatis untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi.

"Untuk memperkuat lini produksi sehingga menghasilkan kualitas produksi yang lebih baik dan menambah kepuasan bagi pelanggan," ungkap manajemen ZONE dalam keterangannya, Senin (8/6).

Perseroan menilai konsep toko yang menggabungkan merek Manzone dan Minimal mendapat respons positif dari konsumen. Konsep tersebut memungkinkan pelanggan mendapatkan koleksi fesyen pria, wanita, dan anak dalam satu gerai termasuk koleksi sarimbit atau busana seragam keluarga.

Menurut manajemen, kedua merek tersebut saat ini menjadi kontributor utama penjualan perseroan. Karena itu, ZONE akan melanjutkan ekspansi secara selektif untuk memperkuat penetrasi kedua brand tersebut di pasar.

Untuk 2026, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba sebesar 10% hingga 15%. Target tersebut akan ditopang oleh penguatan desain produk yang mengikuti tren pasar, kualitas garmen yang lebih baik, serta pengelolaan produksi dan rantai pasok yang lebih efisien.

Di tengah tekanan daya beli masyarakat, perusahaan mengedepankan strategi kehati-hatian dengan fokus pada penguatan produk, optimalisasi kanal digital, dan peningkatan kesiapan rantai pasok.

Manajemen menilai prospek industri fesyen pada 2026 masih terbuka meski perekonomian global diperkirakan dibayangi ketidakpastian akibat tensi geopolitik, fragmentasi perdagangan, dan kebijakan moneter global yang cenderung hati-hati.

Untuk menjaga pertumbuhan, ZONE akan terus memperkuat portofolio merek, melakukan ekspansi ritel secara selektif, serta meningkatkan kapabilitas di seluruh kanal penjualan, baik daring maupun luring. Perseroan juga akan memperkuat strategi pemasaran berbasis digital melalui kolaborasi dengan key opinion leader (KOL), influencer dan artis.

Selain itu, perusahaan akan menggelar berbagai program promosi, termasuk kampanye pada tanggal kembar dan periode gajian (payday) guna mendorong penjualan.

Di sisi operasional, ZONE akan menjaga disiplin pengelolaan biaya dan persediaan untuk mempertahankan keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas. Perseroan juga berupaya mengantisipasi dampak fluktuasi nilai tukar dolar AS melalui peningkatan produktivitas, efisiensi, dan inovasi operasional.

Capex, Kinerja Keuangan, dan Pembagian Dividen

Untuk mendukung rencana ekspansi, perseroan mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 20,7 miliar. Dana tersebut terdiri atas Rp 14,2 miliar untuk pembukaan toko baru, Rp 1,5 miliar untuk revitalisasi gerai dan Rp 5 miliar untuk pembelian mesin otomatis.

Pada Tahun Buku 2025, perseroan membukukan laba sebesar Rp 13,96 miliar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan laba bersih perseroan pada tahun sebelumnya sebesar Rp 7,13 miliar. 

Pendapatan perseroan pun terpantau melonjak menjadi Rp 726,55 miliar dari Rp 708,36 miliar secara tahunan atau year on year (YoY). Pundi-pundi rupiah didapatkan ZONE dari penjualan pakaian mencapai Rp 694,67 miliar serta aksesoris senilai Rp 31,88 miliar.

Perseroan pun memutuskan untuk membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp 10,44 miliar. Pemegang saham ZONE mengantongi Rp 12 per saham yang dimiliki. 

Jadwal Pembagian Dividen Tunai ZONE: 

  • Cum Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 11 Juni 2026
  • Ex Dividen Tunai di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 12 Juni 2026
  • Cum Dividen Tunai di Pasar Tunai: 15 Juni 2026
  • Ex Dividen Tunai di Pasar Tunai: 17 Juni 2026
  • Daftar Pemegang Saham yang berhak atas Dividen Tunai: 15 Juni 2026
  • Pembayaran Dividen Tunai: 26 Juni 2026 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...