Asing Net Sell Jumbo Rp 2,7 Triliun Sesi I, Saham BBRI, BBCA, BMRI Jadi Sasaran

Karunia Putri
10 Juni 2026, 14:51
Saham
Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Investor asing kembali melanjutkan aksi jual di pasar saham Indonesia. Berdasarkan data perdagangan sesi I pada Rabu (10/6), investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) jumbo senilai Rp 2,75 triliun dengan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi sasaran utama.

Secara akumulatif sejak awal tahun hingga penutupan perdagangan Selasa (9/6), investor asing telah mencatatkan total net sell mencapai Rp 64,25 triliun di seluruh pasar, baik reguler maupun negosiasi.

Meski tekanan jual asing tinggi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru bergerak berlawanan arah. Pada jeda makan siang tadi, IHSG melonjak 2,34%  dan parkir di level 5.881.

Kenaikan indeks juga diikuti kenaikan harga saham bank-bank besar. Berdasarkan pantauan perdagangan hingga pukul 14.25 WIB, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melonjak 8,74% ke Rp 5.600 per saham. Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 2,15% ke Rp 2.850; PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 2,44% ke Rp 2.850, dan; PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melesat 5,81% ke Rp 3.460.

Data perdagangan sesi pertama menunjukkan saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing masih didominasi sektor perbankan. BBRI menjadi saham dengan nilai net sell terbesar mencapai Rp 461 miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) sebesar Rp 315 miliar, dan BBCA sebesar Rp 280 miliar.

BMRI juga masuk dalam daftar saham yang paling banyak dijual asing dengan nilai Rp 166 miliar. Selain itu, investor asing turut melepas saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), hingga PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Daftar 10 Saham yang Paling Banyak Dibuang Asing Perdagangan Sesi I, Rabu (10/6):

  1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp461 miliar
  2. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp315 miliar
  3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp280 miliar
  4. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp166 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp143 miliar
  6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) senilai Rp133 miliar
  7. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp98 miliar
  8. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) senilai Rp85 miliar
  9. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp77 miliar
  10. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp73 miliar. 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...