IHSG Turun ke 6.116, Net Sell Asing Tembus Rp1,1 T, Saham BBRI–TPIA Ramai Dijual

Nur Hana Putri Nabila
22 Juni 2026, 18:09
Layar digital yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2026). IHSG kembali ditutup melemah dengan nilai koreksi mencapai 4,52% ke level 5.342 Sebanyak 78 saham menguat, 661 saham terkoreksi, dan 78 s
Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2026). IHSG kembali ditutup melemah dengan nilai koreksi mencapai 4,52% ke level 5.342 Sebanyak 78 saham menguat, 661 saham terkoreksi, dan 78 saham stagnan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,98% ke 6.116 pada perdagangan awal pekan ini, Senin (22/6). Sebanyak 221 saham menguat, 445 saham terkoreksi, dan 147 saham tidak bergerak. 

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 13,48 triliun dengan volume 22,51 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,73 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hari ini Rp 10.735 triliun.

Berdasarkan data net foreign value, investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 1,1 triliun di seluruh pasar. Secara kumulatif, nilai penjualan investor asing mencapai Rp 5,9 triliun. Jumlah ini melampaui nilai pembelian yang tercatat sebesar Rp 4,8 triliun pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data transaksi di pasar reguler, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) paling banyak dibuang asing. Saham bank pelat merah ini mencatatkan net sell terbesar mencapai Rp 262 miliar.

Menyusul di posisi kedua, saham emiten petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga dilego dengan nilai penjualan bersih Rp 174 miliar. Kemudian PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan aksi jual bersih Rp 110 miliar, diikuti oleh raksasa telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebesar Rp 106 miliar, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp 95 miliar.

Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, sembilan sektor tersungkur di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni bahan baku yang turun 2,49%. Adapun saham yang berada di zona merah yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 6,47% ke Rp 1.590.

Bursa saham Asia didominasi menguat. Indeks Nikkei naik 1,55%, Shanghai Composite tumbuh 1,78%, dan Straits Times naik 0,22%. Sebaliknya Hang Seng tergelincir 0,65%. 

Saham top gainers:

  • PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) naik 10,48% ke Rp 266
  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 3,27% ke Rp 1.265
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik 3.12% ke Rp 2.290

Saham top losers:

  • PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) turun 8,20% ke Rp 336
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 6,48% ke Rp 505
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 6,47% ke Rp 1.590
 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...