IHSG Sesi I Turun ke 6.037, Net Sell Asing Rp 393 Miliar hingga BMRI-DSSA Dijual
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup merosot 1,29% ke 6.037 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (23/6). Sebanyak 221 saham menguat, 437 saham terkoreksi, dan 152 saham tidak bergerak.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 6,64 triliun dengan volume 11,45 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,02 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama hari ini Rp 10.601 triliun.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih dengan total net foreign sell sebesar Rp 393,28 miliar. Secara rinci, hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama hari ini, foreign buy tercatat Rp 2,18 triliun dan foreign sell sebesar Rp 2,58 triliun.
Terpantau saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak dibuang asing dengan nilai transaksi Rp 152,52 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 92,91 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 49,21 miliar.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, delapan sektor tersungkur di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni keuangan yang turun 2,35%. Adapun saham yang berada di zona merah yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 2,01% ke Rp 6.100.
Bursa saham Asia mayoritas didominasi di zona merah. Indeks Nikkei turun 2,62%, Shanghai Composite terkoreksi 0,67%, dan Hang Seng tergelincir 1,53%. Sebaliknya Straits Times naik 0,14%.
Saham top gainers:
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 9,56% ke Rp 745
- PT PP Presisi Tbk (PPRE) naik 6,73% ke Rp 111
- PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik 5,41% ke Rp 468
Saham top losers:
- PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) turun 9,38% ke Rp 5.800
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 5,29% ke Rp 805
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 4,39% ke Rp 2.830
