Manuver BACH, JECX dan EMMI, Punya Wajah Baru Struktur Pemegang Saham Usai IPO
Emiten pendatang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) kini memiliki wajah baru dalam struktur kepemilikan sahamnya. Usai melaksanakan aksi pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) pekan lalu, kegiatan caplok mencaplok saham pun langsung dilakukan.
Perubahan itu terjadi di struktur kepemilikan saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH), PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) serta PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Bukan hanya mengubah persentasenya, bahkan seperti BACH pengendalinya turut berubah.
Sesuai dengan prospektus IPO, PT Bach Multi Sukses Investama selaku pemegang saham utama akan mengalihkan 1,04 miliar saham BACH kepada PT Global Telekomunikasi Prima (GTP) lewat perjanjian opsi. GTP merupakan anak usaha Grup Djarum PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR).
Aksi caplok saham itu dilakukan pada 14 Juli dengan harga Rp 442 per saham. Usai transaksi itu, kepemilikan saham Sukses Investama menyusut menjadi 26,77%.
Sementara GTP menguasai 2,08 miliar saham atau setara 51% dari total saham BACH yang beredar. Usai aksi ini, GTP resmi menjadi pengendali perseroan.
Perubahan kepemilikan juga terjadi di saham EMMI. Perusahaan sekuritas PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) terpantau menambha kepemilikannya di saham EMMI. Berdasarkan laporan keterbukaan informasi, kepemilikan YULE naik dari 26,52 juta saham atau 1,52% menjadi 143,56 juta saham atau 8,24%.
YULE membeli saham EMMI dalam dua tahap sehingga totalnya menjadi 117,04 juta saham. Pada 9 Juli 2026, YULE membeli 106,84 juta saham dengan harga Rp 470 per saham, kemudian kembali mengakumulasi 10,2 juta saham pada 10 Juli 2026 di harga Rp 494 per saham.
Meski kini menguasai lebih dari 8% saham EMMI, Yulie Sekuritas tidak tercatat sebagai pemegang saham pengendali.
Selanjutnya, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) juga memperbesar investasinya di PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 14 Juli 2026, SAME meningkatkan kepemilikannya dari 846,1 juta saham atau 26,01% menjadi 909,89 juta saham atau 27,97% setelah membeli 63,79 juta saham di pasar reguler untuk tujuan investasi.
Sebelumnya, SAME terpantau juga membeli saham JECX dari 819,8 juta saham atau 25,20% menjadi 846,1 juta saham atau 26,01% melalui pembelian 26,3 juta saham pada 8-9 Juli 2026 di kisaran harga Rp 1.660 hingga Rp 1.950 per saham.
Selanjutnya, pada 10 Juli 2026, SAME kembali mengoleksi saham JECX di harga Rp 1.415-Rp1.435 per saham. Transaksi dilakukan secara bertahap dalam sejumlah pembelian, antara lain sebanyak 20 juta saham, 3,53 juta saham, 1,95 juta saham, 1,4 juta saham serta beberapa transaksi lainnya.
