Disebut Incar BYAN, Akankah Haji Isam Rebut Tahta Orang Terkaya RI?

Karunia Putri
18 Agustus 2026, 15:35
Haji Isam
Katadata/Karunia Putri
Pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam saat menghadiri seremoni penawaran umum perdana saham (IPO) PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/7).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kabar tentang rencana akuisisi saham perusahaan batu bara milik konglomerat Low Tuck Kwong oleh pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam mendapat sorotan berbagai kalangan, terutama investor. Jika aksi itu benar-benar terealisasi, ada potensi perubahan peta kekayaan taipan di Indonesia.

Namun yang menjadi pertanyaan, apa benar Haji Isam bisa menjadi orang paling "tajir" di Indonesia, menggeser posisi para pengusaha senior lain seperti Low Tuck Kwong dan Prajogo Pangestu?

Haji Isam dirumorkan bakal mengambil alih 62,2% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), perusahaan batu bara andalan Low Tuck Kwong. Namun belum ada keterangan resmi baik dari pihak Isam atau Low mengenai skema akuisisi dan saham apa yang diambil alih. Penulis Katadata sudah meminta konfirmasi dari kedua pihak, yaitu PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan BYAN, namun hingga berita ini naik belum ada tanggapan. 

Low Tuck Kwong sudah lama lama dikenal sebagai "Raja Batu Bara" Tanah Air. Saat ini kekayaannya mencapai US$ 22,9 miliar atau setara Rp 408,44 triliun per Selasa (18/8). Nilai tersebut membuatnya menjadi orang terkaya nomor satu di Indonesia versi Forbes Real Time Billionaires

Dalam daftar harian itu, Forbes hanya menampilkan 30 orang orang terkaya dalam suatu negara. Yang menarik, dalam daftar tersebut tidak ada nama Haji isam. 

Low Tuck Kwong menjadi pengendali dan pendiri perusahaan tambang batu bara BYAN, PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Dia juga mengendalikan perusahaan energi terbarukan yaitu Singapura Metis Energy. 

Pengusaha berusia 78 tahun itu juga mendukung SEAX Global yang tengah membangun sistem kabel di bawah laut untuk konektivitas internet yang menghubungkan Singapura, Indonesia dan Malaysia. Kekayaan Low Tuck Kwong semakin kuat dengan naiknya harga batu bara yang membuat harga sahamnya juga meningkat.

Sementara itu, dalam laporan Bloomberg yang dirilis 16 Juli lalu, banyak yang memperkirakan harta kekayaan Haji Isam melampaui US$ 1 miliar. Namun, karena sebagian besar bisnisnya tidak tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), sulit bagi publik menghitung nilai kekayaannya secara pasti.

Kendati demikian, perbandingan posisi keuangan kedua pengusaha tambang itu setidaknya dapat dilihat dari nilai kapitalisasi pasar berbagai saham mereka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk perusahaan-perusahaan Haji Isam yang tercatat di BEI, total kapitalisasi pasarnya masih jauh di bawah BYAN.

Kapitalisasi pasar PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) tercatat Rp 43,89 triliun, JARR Rp 18,55 triliun, PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) Rp 10,09 triliun, dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) Rp 1,76 triliun. Dengan demikian, total kapitalisasi pasar keempat emiten tersebut sebesar Rp 74,29 triliun.

Sementara itu, kapitalisasi pasar BYAN mencapai sekitar Rp 480 triliun. Artinya, jika digabungkan, kapitalisasi pasar empat perusahaan utama Haji Isam tersebut hanya sekitar 15,5% dari kapitalisasi pasar BYAN atau belum mencapai seperlima.

Di tengah embusan rumor rencana akuisisi Bayan Resources, saham-saham Haji Isam dan BYAN berterbangan di BEI. Merujuk data perdagangan sesi pertama hari ini, harga saham JARR melonjak 24,88% ke Rp 2.510; TEBE melesat 22,91% ke Rp 1.690; PGUN melejit 19,93% ke Rp 9.175, dan; FAST naik 8,79% ke Rp 520.

Sementara itu harga saham BYAN meroket 19,97% ke Rp 17.275 per saham.

Riwayat Gurita Bisnis Haji Isam

Haji Isam adalah pengusaha asal Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Ia memulai karier sebagai sopir angkutan kayu dan tukang ojek. Setelah tiga tahun bekerja, ia mulai belajar bisnis tambang batu bara dari pengusaha lokal. Pada 2003, ia membangun PT Jhonlin Baratama yang menjadi cikal bakal tumbuhnya kerajaan bisnisnya. 

Kini, sepupu Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman itu memiliki gurita bisnis yang tersebar di berbagai sektor. Mulai dari pertambangan batu bara, perkebunan kelapa sawit, biodiesel, perkapalan, penerbangan hingga pabrik gula. 

Ada beberapa saham Haji Isam yang tercatat di BEI. Sebut saja PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).

Bisnis Haji Isam di sektor pertambangan berpusat di Kalimantan Selatan melalui Jhonlin Group dan bermitra dengan perusahaan besar seperti Arutmin. Dia juga mengelola perkebunan sawit lewat Jhonlin Agromandiri serta pabrik biodiesel bernilai triliunan rupiah di bawah JARR.

Haji Isam juga diketahui membangun pabrik gula berskala besar di Bombana, Sulawesi Tenggara, guna mendukung ketahanan pangan nasional. Dia pun memiliki bisnis perkapalan dan pelabuhan yang mengoperasikan puluhan kapal tongkang pengangkut batu bara dan logistik laut di bawah bendera Jhonlin Marine. 

Selama setahun terakhir, ia melakukan akuisisi di beberapa perusahaan untuk memperlebar portofolio bisnisnya. Haji Isam masuk ke ekosistem pemegang waralaba KFC Indonesia yaitu PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) melalui putrinya, Liana Saputri. Perusahaan afiliasinya yaitu PT Shankara Fortuna Nusantara, memegang kepemilikan saham hingga 35% di PT Jagonya Ayam Indonesia, anak usaha FAST.

Selain itu, Haji Isam juga mengakuisisi saham PACK. Pada Rabu (13/5), pengusaha asal Batulicin, Kalimantan Selatan tersebut membeli 6,83 miliar saham PACK dengan harga Rp 137 per saham.

Transaksi tersebut membuat Haji Isam menguasai 21,12% hak suara di PACK. Sebelumnya, dia tidak memiliki saham PACK. "Status kepemilikan saham langsung, tujuan transaksi untuk investasi," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Rabu (13/5).

Ekspansi-ekspansi yang dilakukan Isam berlangsung seiring semakin dekatnya hubungannya dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kedekatan Isam dan Prabowo

Prabowo sendiri tidak menutupi kedekatannya dengan Haji Isam, taipan berusia 49 tahun itu. Merujuk laporan Bloomberg, Haji Isam kerap hadir ketika Prabowo bertemu dengan investor kakap internasional seperti Ray Dalio. 

Bahkan, dua bulan pascapelantikannya sebagai presiden, Prabowo langsung memperkenalkan Isam ke sekelompok investor Jepang yang makan malam di Istana Negara. "Andi Syamsuddin Arsyad adalah pengusaha terkemuka," kata Prabowo ketika itu, dikutip Bloomberg, Selasa (18/8).

Sikap kepala negara ketika itu semakin menunjukkan bahwa Haji Isam adalah sosok yang penting baginya. Pengusaha kelahiran 1 Januari 1977 itu diketahui menjadi salah satu pihak yang mendanai kampanye Prabowo pada Pilpres 2024. Sehari setelah dilantik sebagai presiden, Prabowo bahkan terbang ke Batulicin, kampung halaman Haji Isam di Kalimantan Selatan, untuk menyampaikan apresiasi secara langsung.

Pada 2025, Prabowo bahkan memberinya tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama di Istana Negara. 

Menurut orang-orang yang mengenal Haji Isam, pengusaha batu bara itu tidak memiliki ambisi politik. Ambisinya justru berada di dunia bisnis dan kekayaan, termasuk keinginan untuk menjadi orang terkaya di Indonesia. 

Saat ini, Isam mengawasi kawasan lumbung pangan seluas sekitar 1 juta hektare di Papua sebagai bagian dari program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan.

Sementara menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, Haji Isam juga mengajukan kuota produksi batu bara sekitar 60 juta ton tahun ini. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

Jika terealisasi, kuota tersebut akan menempatkan Haji Isam di antara lima produsen batu bara terbesar di Indonesia. Namun, belum diketahui apakah kuota tersebut benar-benar diberikan karena angka alokasi tidak dipublikasikan.

Saham Haji Isam Naik Gila-gilaan di Era Prabowo

Jika diselisik lebih lanjut, saham Haji Isam naik gila-gilaan setelah Prabowo menjabat sebagai presiden. Berdasarkan data bursa, saham JARR terpantau bergerak datar sejak perusahaannya melantai di bursa pada 2022 hingga Juli 2025.

Juli 2025 adalah titik balik saham Isam, hampir seluruh sahamnya naik ribuan persen sampai periode Oktober 2025. Saham JARR naik dari Rp 392 pada 10 Juni 2025 menjadi Rp 8.175 pada 13 Oktober 2025, sahamnya kemudian bergerak di sekitar level 2.000 sampai 3.000an saat ini.

Begitu pula dengan PGUN yang naik dari Rp 565 pada 10 Juni menjadi Rp 29.525 pada 13 Oktober 2025. Saat ini sahamnya diperdagangkan sekitar level 9.000an. Lalu ada TEBE yang melonjak dari Rp 650 pada 10 Juni 2025 menjadi Rp 4.530 pada 13 Oktober 2025.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...