IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Analis Jagokan Saham ANTM, DEWA hingga BUMI

Karunia Putri
28 Agustus 2026, 05:55
IHSG
ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU
Pengunjung memotret layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8/2026)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan Jumat (28/8). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) hingga PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyatakan, IHSG memiliki peluang naik hari ini setelah naik kencang 1,81% ke level 6.521 pada perdagangan Kamis (27/8). 

Dia menjelaskan kenaikan tersebut bahkan telah menembus resisten minor 6.508, menandai adanya potensi untuk menguji kembali resisten 6545. Katanya, momentum positif ini diperkirakan akan bertahan jika IHSG tidak turun di bawah level 6.435. 

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” tulis Ivan dalam risetnya dikutip Jumat (28/8).

Adapun level support IHSG berada di level 6.435, 6.352, 6.230 dan 6.080 sementara level resistance di level 6.545, 6.666, 6.835 dan 6.916.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Untuk perdagangan hari ini, Ivan merekomendasikan saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dengan target harga ke Rp 1.760, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga ke Rp 3.230. 

Lalu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target harga ke Rp 4.280, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan target harga ke level 195 serta PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan target harga ke Rp 25.100.

Sementara itu, tim Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan secara teknikal, pergerakan IHSG akan membentuk pola high baru karena faktor uptrend.

Nafan menjelaskan, berdasarkan indikator, MA20&60 telah menunjukkan positive crossover, Stochastics KD menunjukkan sinyal positif dan RSI berpotensi membentuk pola golden cross.

Menurtnya, kepastian situasi politik dan keamanan dalam negeri pasca-aksi penyampaian pendapat di Gedung DPR RI kemarin yang berakhir damai, beserta kejelasan target pengesahan regulasi, memberikan kelegaan bagi para pelaku pasar sehingga memicu aksi beli di seluruh sektor emiten. 

Selain itu, keputusan DPR yang menargetkan pengesahan UU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026 turut dipersepsikan positif karena memberikan kepastian arah tindak lanjut atas salah satu tuntutan dalam aksi penyampaian pendapat tersebut. 

Namun demikian, para pelaku pasar perlu mencermati pergerakan rupiah yang terdepresiasi 0,11% ke level Rp 17.744 per dolar AS sehingga berpotensi membatasi penguatan IHSG, khususnya jika kembali memicu kekhawatiran terhadap arus modal asing.

Nafan merekomendasikan saham PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...