Wall Street Menghijau, Saham Teknologi Melonjak Terkerek Sentimen Lapkeu Nvidia

Karunia Putri
28 Agustus 2026, 06:13
Wall Street
Wall Street
Wall Street
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Kamis (27/8) ditopang lonjakan saham-saham teknologi setelah Nvidia melaporkan kinerja keuangannya di atas ekspektasi analis.

Nasdaq Composite naik 1,57% menjadi 26.541,35. Sementara itu, S&P 500 bermbah 0,72% ke level 7.730,99. Dow Jones Industrial Average naik 105,56 poin atau 0,2% dan ditutup di level 53.569,44.

Kinerja Nvidia diproyeksikan mencatat pertumbuhan pendapatan hingga 70% pada tahun fiskal 2028, jauh lebih tinggi dibandingkan ekspektasi 44% dari analis yang disurvei LSEG. Pendapatan Nvidia pada kuartal kedua tahun fiskalnya bahkan lebih dari dua kali lipat.

Sementara itu, saham-saham yang terkait dengan industri semikonduktor turut menguat. Broadcom naik 4,5%, sedangkan SK Hynix dan Intel masing-masing tumbuh 2% dan 4%. VanEck Semiconductor ETF (SMH) juga naik 3%.

“Belakangan ini banyak pembicaraan mengenai pembiayaan sirkular untuk seluruh hyperscaler tersebut dan apakah pendapatan mereka nantinya benar-benar mampu menutup biaya besar yang harus dikeluarkan. Mungkin hasil ini dapat menunda pembahasan tersebut untuk sementara waktu,” kata Global Head of Investment Decision Research di SimCorp Melissa Brown dikutip dari CNBC, Jumat (28/7)

Menurut dia, saham-saham lain yang terkait dengan perdagangan AI hanya mengikuti kesuksesan Nvidia. Di luar Nvidia dan saham-saham chip lainnya, Salesforce melonjak lebih dari 22% setelah pendapatannya pada kuartal kedua melampaui proyeksi Wall Street. 

Saham perusahaan perangkat lunak seperti Adobe dan Autodesk masing-masing naik 5,7% dan 6,2%.

Di sektor keamanan siber, saham Okta melonjak lebih dari 28%, sementara CrowdStrike naik 20,5% setelah kedua perusahaan membukukan kinerja di atas ekspektasi analis dan menaikkan proyeksi kinerja mereka. Keduanya melihat permintaan yang semakin kuat seiring dengan berkembangnya teknologi AI agen atau agentic AI.

Saham perusahaan keamanan siber lainnya, seperti Palo Alto Networks, turut naik. Saham perusahaan tersebut bahkan melonjak hampir 13%.

Brown menilai perbedaan kinerja yang cukup lebar antara saham-saham yang terkait dengan tema kecerdasan buatan dan saham dari sektor pasar lainnya membuat korelasi antar-saham menjadi rendah, yang pada akhirnya memengaruhi risiko pasar.

“Volatilitas memang tinggi, tetapi korelasinya rendah. Hal itu membuat volatilitas secara keseluruhan tetap rendah,” ujarnya. 

Dia menyatakan khawatir terhadap kondisi tersebut dapat membuat investor terlena dan memberikan rasa aman yang semu.

Pelaku pasar kini bersiap menghadapi simposium tahunan Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming. Ketua The Fed Kevin Warsh dijadwalkan menyampaikan pidato utama pada Jumat.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...