BCA (BBCA) Bantah Bakal Diakuisisi Haji Isam

Karunia Putri
25 September 2026, 16:57
BCA
BCA
Ilustrasi kantor PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Jagat media sosial Tanah Air dihebohkan oleh rumor yang menyebut PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA bakal diakuisisi crazy rich asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Namun, kabar angin tersebut mendapatkan bantahan langsung dari bank swasta terbesar di Indonesia itu.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F Haryn mengatakan, informasi mengenai rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA yang beredar di media sosial tidak benar. “Menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA, dapat kami sampaikan bahwa informasi tersebut TIDAK BENAR,” kata Hera kepada Katadata.co.id, Jumat (25/9).

Dia pun mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengacu pada informasi dari sumber resmi perusahaan maupun media yang kredibel. Menurut dia, BCA menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip kehati-hatian, integritas, dan regulasi yang berlaku.

“Kami mengimbau nasabah dan masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi perusahaan maupun outlet media yang kredibel,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar rumor di kalangan pelaku pasar bahwa saham BCA akan diakuisisi oleh Haji Isam. Rumor tersebut muncul di tengah langkah pengusaha berdarah Bugis itu mengakuisisi saham perusahaan batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik konglomerat Low Tuck Kwong.

Haji Isam sebelumnya telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Low Tuck Kwong dan Elaine Low untuk mengakuisisi 10.000.000.500 saham BYAN melalui entitas bisnisnya, PT Jhonlin Baratama.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...