IHSG Sesi I Lesu saat Asing Net Sell Rp 129 M, Saham BMRI, TLKM dan BBCA Dilego
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,97% ke 6.181 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (28/9). Sebanyak 193 saham menguat, 496 saham terkoreksi, dan 102 saham tidak bergerak.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 6,41 triliun dengan volume 23,38 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,02 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama hari ini Rp 10.836 triliun.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih dengan total net foreign sell sebesar Rp 129,63 miliar. Secara rinci, hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama hari ini, foreign buy tercatat Rp 2,11 triliun dan foreign sell sebesar Rp 2,24 triliun.
Terpantau saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak dibuang asing dengan nilai transaksi Rp 115,34 miliar. Lalu PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 48,09 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 35,46 miliar.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, delapan sektor tersungkur di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni teknologi yang turun 4,10%. Adapun saham yang berada di zona merah yakni PT GoTo Gojek tokopedia Tbk (GOTO) anjlok hingga 14% ke Rp 43.
Bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Nikkei turun 0,24% dan Shanghai Composite terkoreksi 2,05%. Sebaliknya Hang Seng naik 0,55% dan Straits Times naik 0,65%.
Saham top gainers:
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) naik 4,44% ke Rp 11.750
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 2,91% ke Rp 3.180
PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 2,86% ke Rp 900
Saham top losers:
PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) turun 16,47% ke Rp 64
PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) turun 14,39% ke Rp 238
PT Sentul City Tbk (BKSL) turun 10,94% ke Rp 57
