Danantara Mulai Borong Saham, Tambah Investasi saat Bursa Tertekan Imbas MSCI
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia menyatakan akan membeli saham-saham di pasar modal Indonesia hari ini, Kamis (22/10). Aksi pembelian saham itu dilakukan Danantara saat harga saham di Bursa Efek Indonesia mengalami kejatuhan sejak beberapa hari terakhir imbas pengumuman MSCI.
Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir mengatakan, Danantara sudah mulai membeli saham Indonesia di BEI per kemarin dan akan membeli lagi hari ini. Kendati demikian, dia tidak merincikan tanggal pasti kapan mulai membeli saham-saham tersebut.
“Per kemarin, hari ini, kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada, menurut kami atraktif, dan kita akan terus selama harga value itu menarik memiliki prospect yang baik, jadi we want to earn more of some of these shares,” kata Pandu dalam agenda Media Coffee Morning di Wisma Danantara, Kamis (22/10).
Pandu mengatakan, ketika membeli saham, Danantara akan melihat peluang dari sisi risk-reward yang saat ini dinilai cukup menarik. Dia menyinggung saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki fundamental dan prospek pertumbuhan yang baik.
Saat harga saham jatuh sejak Jumat (16/10), Pandu melihat valuasi sejumlah saham di BEI menarik untuk investasi. Dia pun menyebut akan menambah investasinya di pasar modal Indonesia sering dengan peluang yang muncul. Keputusan investasi tersebut akan didasarkan pada fundamental perusahaan dan potensi imbal hasil yang dapat diperoleh.
Kendati demikian, Pandu tidak menyebutkan jumlah nilai investasi yang dialokasikan Danantara ke BEI. Dia pun juga tidak menyebutkan saham-saham sektor mana saja yang telah dibeli oleh Danantara. Dia hanya menyinggung saham-saham BUMN menjadi salah satu fokus karena dinilai memiliki prospek fundamental yang menarik.
Jika melihat gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari terakhir, Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau melonjak 1,53% ke level 5.409 pada perdagangan intraday pukul 10.36 WIB hari ini, Kamis (22/10).
Dalam kesempatan yang sama, Managing Director Global Relations & Communications Danantara Pahala Mansury mengatakan, dana yang disiapkan untuk investasi saham saat ini kurang lebih setara dengan dana yang telah dikerahkan perseroan sebelumnya.
Pahala menyebut Danantara telah mengalokasikan dana dalam jumlah cukup besar ke pasar saham domestik. Namun, ia belum dapat mengungkapkan nilai pasti investasi tersebut.
"Sekarang ini kan kita sudah sempat kemarin deploy. Cukup besar lah di market local kita. Mungkin saat ini gak bisa disclose," kata dia.
Ia menjelaskan, Danantara tidak melakukan pemilihan saham secara langsung (stock picking). Sebaliknya, Danantara bermitra dengan pihak lain yang memiliki keahlian dalam mengelola investasi.
Menurut Pahala, Danantara melakukan uji tuntas (due diligence) terhadap calon mitra, termasuk menilai rekam jejak investasi, eksposur, pengalaman, serta proses investasi yang dijalankan.
Pendekatan tersebut diterapkan dalam investasi di pasar saham publik maupun investasi tidak langsung pada ekuitas privat (private equity) dan kredit privat (private credit).
