IHSG Mendadak Rontok 3,2%, Saham Konglomerat Prajogo, Hapsoro, Salim Sentuh ARB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak anjlok 3,22% ke level 5.199 pada perdagangan intraday pukul 15.09 WIB. Padahal IHSG sempat naik ke level 5.419 pada pertengahan perdagangan hari ini, Selasa (27/10).
Berdasarkan data bursa, kapitalisasi pasar merosot ke Rp 9.176 triliun dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,57 triliun. Padahal pada perdagangan sesi pertama hari ini, kapitalisasi pasar tercatat berada di Rp 9.427 triliun. 656 saham langsung anjlok ke zona merah.
Sementara itu, saham-saham konglomerat Prajogo Pangestu anjlok menyentuh batas Auto Rejection Bawah (ARB). Contohnya saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) rontok 6,64% ke level 450, PT Petrosea Tbk (PTRO) jeblok 6,89% ke level 2.840, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) rontok 6,90% ke level 2.160.
Begitu juga dengan saham-saham Happy Hapsoro. Harga saham PT Raharja Energi cepu Tbk (RATU) rontok 6,83% ke level 2.320, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) merosot 6,91% ke level 350 dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) jeblok 6,,78% ke level 440.
Lalu, saham Grup Salim milik konglomerat Anthoni Salim juga merosot. Saham PT Amman Mineral Tbk (AMMN) anjlok 6,82% ke level 3.690 dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) ambruk 6,57% ke level 398
Tekanan terberat dialami saham-saham di sektor bahan baku yang anjlok 4,47% secara sektoral. Saham bank jumbo juga tak luput dari tekanan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merosot 2,63% ke level 4.810, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) rontok 4,47% ke level 2.780, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) longsor 4,86% ke level 3.720 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) jeblok 4,90% ke level 3.300.
Jika ditelisik, indeks bursa saham di negara kawasan terpantau hijau. Misalnya bursa Nikkei Jepang yang naik 1,78% ke level 63.294 dan Kospi Korea yang melesat 3,09% ke level 5.638.
