Bluebird Perkuat Layanan, Pendapatan Tumbuh 10,9% pada Kuartal III 2026

Try Surya Anditya
Oleh Try Surya Anditya - Tim Publikasi Katadata
3 November 2026, 11:00
bluebird
Bluebird
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,57 triliun hingga kuartal III 2026. Perolehan tersebut tumbuh 10,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ditopang oleh kinerja positif dari segmen taksi maupun non-taksi.

Pertumbuhan bisnis juga tercermin dari peningkatan EBITDA atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Pada kuartal III 2026, EBITDA Bluebird meningkat sekitar 16% secara tahunan menjadi Rp377,5 miliar. Sementara itu, secara kumulatif EBITDA mencapai Rp1,09 triliun hingga September 2026, naik 9,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono mengatakan, pertumbuhan perusahaan didukung oleh optimalisasi operasional dan pengembangan layanan yang menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Pertumbuhan bisnis, menurutnya, harus berjalan seiring dengan kemampuan mengelola operasional secara produktif dan menjaga kualitas layanan.

"Karena itu, kami terus mengoptimalkan pemanfaatan armada, menyesuaikan ketersediaannya dengan kebutuhan pelanggan, serta mengembangkan pilihan layanan yang relevan. Dengan pendekatan ini, kami ingin memastikan pertumbuhan yang dicapai dapat menjadi fondasi bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” ungkap Andre dalam keterangannya, Selasa (3/11).

Berdasarkan segmen usaha, layanan taksi masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 70% terhadap total pendapatan. Segmen ini mencatatkan pertumbuhan 11,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun layanan non-taksi menyumbang sekitar 30% terhadap pendapatan perusahaan, dengan pertumbuhan 10,1% secara tahunan. Segmen ini mencakup layanan shuttle, rental mobil dan bus, serta berbagai layanan mobilitas lainnya.

Strategi Bluebird Perkuat Layanan Taksi dan Non-Taksi

Untuk memperkuat bisnis taksi, Bluebird Group mengembangkan pilihan layanan melalui kehadiran Bluebird Prime yang melengkapi layanan Bluebird dan Silverbird. Diluncurkan pada Juli 2026, layanan ini menyasar pelanggan yang membutuhkan pengalaman perjalanan lebih nyaman.

Jangkauan operasional Bluebird Prime kini telah mencakup enam wilayah, yakni Jadetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Bali, dan Semarang.

Sementara itu, pada segmen non-taksi, Cititrans mencatatkan pertumbuhan pendapatan pada kuartal III 2026. Kinerja tersebut didukung oleh optimalisasi jadwal keberangkatan, pemanfaatan armada, dan efisiensi layanan.

Layanan Bigbird juga mencatatkan perkembangan permintaan dari pelanggan korporasi maupun perjalanan rombongan untuk berbagai kegiatan. Perkembangan tersebut memperlihatkan kontribusi beragam lini usaha dalam menjangkau kebutuhan mobilitas pelanggan.

Selain memperluas pilihan layanan, Bluebird Group memperkuat akses pemesanan melalui strategi Multi-Channel. Upaya ini dilakukan dengan mengoptimalkan aplikasi MyBluebird, menjalin kolaborasi dengan mitra pemesanan digital, serta memanfaatkan jaringan pangkalan yang tersebar di berbagai wilayah.

Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berupaya menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus menyesuaikan ketersediaan armada dengan kebutuhan mobilitas di berbagai lokasi.

Bluebird juga melakukan optimalisasi melalui pengelolaan siklus hidup armada. Hingga kuartal III 2026, keuntungan dari penjualan aset tetap meningkat 38,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di tengah pertumbuhan pendapatan dan EBITDA tersebut, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp474 miliar hingga September 2026.

Memasuki kuartal IV 2026, Bluebird Group menyiapkan kapasitas dan operasional untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan mobilitas masyarakat. Sejumlah momentum, seperti perjalanan akhir tahun dan normalisasi aktivitas pendidikan, menjadi peluang untuk mendorong permintaan dari berbagai segmen pelanggan.

Perusahaan juga berencana menambah armada guna mendukung kesiapan operasional dan mengoptimalkan peluang pertumbuhan bisnis.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kemampuan operasional dan mengembangkan layanan sesuai kebutuhan pelanggan. Dengan dukungan pengemudi profesional, armada yang terawat, dan sistem mobilitas yang terintegrasi, kami berkomitmen menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” tutup Andre.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...