Survei KIC: Gen Z Lebih Pilih Pakai e-Wallet Dibanding ATM Bank

Lavinda
Oleh Lavinda
13 Januari 2022, 13:09
Gen Z
Katadata
Ilustrasi e-wallet

Sebagian besar Generasi Z (Gen Z) lebih memilih menggunakan dompet elektronik (e-wallet) dibanding kartu anjungan tunai mandiri (ATM) bank. Hal ini terungkap dalam survei 'Perilaku Keuangan Gen Z dan Y' yang dilakukan Zigi bersama Katadata Insight Center (KIC).

Survei dilakukan secara daring terhadap 5.204 responden yang tersebar di 34 provinsi pada 6-12 September 2021. Responden mayoritas Gen Z dan Gen Y, dengan uraian, 55% responden dari Gen Y, 32,5% Gen Z, 12% Gen X, dan 0,5% Baby Boomer.

Advertisement

Generasi Z merupakan generasi yang lahir pada tahun 1995-2010, sementara itu, Generasi Y atau biasa disebut generasi milenial lahir pada rentang tahun 1980-1995.

Hasil survei menunjukkan, mayoritas Gen Z atau sekitar 68% menggunakan e-wallet. Sementara itu, hanya 35,4% Gen Z yang memiliki dan menggunakan ATM bank dalam aktivitas keuangannya. Selain ATM, kepemilikan rekening pada generasi ini juga lebih sedikit dari e-wallet.

Manajer Riset Katadata Insight Center (KIC), Vivi Zabkie mengatakan alasan penggunaan e-wallet paling banyak adalah karena mudah digunakan, faktor keamanan, hemat waktu, ada promo dan pembukaan akun yang mudah.

“Alasan kepraktisan ini muncul dalam beberapa riset kami terkait keuangan digital. Apalagi membuka akun e-Wallet sangat mudah dibanding rekening dan ATM, terutama rekening & ATM bank konvensional,” ujar Vivi dalam keterangan tertulis, Kamis (13/1).

Survei ini juga menemukan bahwa rekening bank digital mulai banyak dilirik. Dalam survei ini, rekening digital digunakan oleh 24,3% responden.

Berdasarkan kelompok generasinya, pembukaan dan penggunaan jenis rekening bank pada Gen Z dan Gen Y sedikit berbeda. Generasi millenial lebih banyak memiliki rekening bank konvensional (45,7%) dibanding rekening bank digital (27,5%). Sementara itu, kepemilikan rekening bank konvensional dan bank digital oleh Gen Z tercatat nyaris seimbang, yakni masing-masing 19,6% dan 18,5%. .

Menurut Vivi, ini menunjukkan kepemilikan rekening bank digital berpotensi akan dianggap sebagai hal yang umum atau biasa di masa mendatang.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement