Profil Arief Budiman dan Stefanus Ade, Direksi INA yang Geser ke Danantara

Agustiyanti
24 Maret 2025, 17:52
danantara, INA
Katadata/Fauza Syahputra
CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani menyampaikan paparan saat mengumumkan jajaran tokoh pengurus Danantara di Jakarta, Senin (24/3/2025).

Ringkasan

  • IHSG menunjukkan perbaikan setelah pengumuman struktur pengurus Danantara. Rosan Roeslani, Kepala Danantara, mengamati tren positif IHSG setelah sempat melemah.
  • Meskipun IHSG membaik setelah pengumuman, indeks ini sempat anjlok hingga level 5.971 dan beberapa saham bank besar juga mengalami penurunan.
  • Analis menilai penurunan IHSG masih dalam batas wajar dan memprediksi target penurunan jangka pendek di level 5.960.
! Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Rosan Perkasa Roeslani merekrut dua anggota direksi Otoritas Investasi Indonesia atau INA, yakni Arief Budiman dan Stefanus Ade Hadiwidjaja dalam jajaran pengurus Danantara. Arief ditunjuk sebagai Managing Director Finance, sedangkan Stefanus ditunjuk sebagai Managing Director Investment. 

"Untuk mendapatkan orang-orang yang terpilih kompetensinya, track record jelas ini tidak mudah. Alhamdulilah untuk meyakinkan mereka bergabung bersama kami dengan seleksi yang ketat, dibantu head hunter dalam dan luar negeri," kata Rosan dalam Meet The Team Danantara Indonesia, Senin (24/3).

Profil Arief Budiman

Arief Budiman menjabat sebagai Deputy Chief Executive Officer INA sejak 2021. Ia memiliki pengalaman di bidang jasa keuangan dan investasi baik secara global maupun domestik selama lebih dari 20 tahun. 

Sebelum bergabung dengan INA, Arief sempat menjabat sebagai Direktur Utama Danareksa pada 2018-2021 dan  Direktur Keuangan Pertamina pada 2014-2018. 

Pria lulusan MBA in Finance Wharton School of the University of Pennsylvania AS ini mengawali karier pada 1997 di perusahaan jasa konsultan Booz Allen & Hamilton, Asia. Ia juga sempat menjadi partner di perusahaan konsultan McKinsey & Company pada 2007-2014.

Profil Stefanus Ade Hadiwidjaja

Stefanus Ade Hadiwidjaja menjabat sebagai Chief Investment Officer INA sejak 2021. Sebelum bergabung bersama INA,  ia sempat bekerja di Creador, sebuah perusahaan ekuitas swasta terkemuka di Asia Tenggara sebagai Managing Director dan Country Head untuk Indonesia dan Singapura.

Stefanus meraih gelar MBA di bidang Finance dari Wharton School, University of Pennsylvania sebagai Fulbright-Sampoerna Scholar. Ia juga sempat bekerja di perusahaan konsultan global Boston Consulting Group (BCG),  Arghajata dan Skha Consulting, dan  IBM Indonesia sebagai Territory Services Leader.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...