Prabowo Naikkan Anggaran Polri Jadi Rp 145,7 Triliun di 2026, Untuk Apa Saja?

Tia Dwitiani Komalasari
15 Agustus 2025, 19:39
Calon perwira remaja mengikuti Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2025 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7/2025). Presiden Prabowo Subianto melantik dan mengambil sumpah 2000 calon perwira remaja (capaja) TNI dan Polri yang t
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz
Calon perwira remaja mengikuti Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri tahun 2025 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7/2025). Presiden Prabowo Subianto melantik dan mengambil sumpah 2000 calon perwira remaja (capaja) TNI dan Polri yang terdiri dari 827 capaja Akademi Militer (Akmil), 433 capaja Akademi Angkatan Laut (AAL), 293 capaja Akademi Angkatan Udara (AAU), serta 447 capaja Akademi Kepolisian (Akpol).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menetapkan alokasi anggaran untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi Rp 145,7 triliun dalam rencana anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2026. Anggaran tersebut naik dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 138,5 triliun.

Dikutip dari Buku Nota Keuangan dan RAPBN 2026 dari Kementerian Keuangan, anggaran Polri merupakan ketiga terbesar dalam RAPBN 2026, setelah Badan Gizi Nasional dan Kementerian Pertahanan.

Berikut daftar lima kementerian/Lembaga dengan anggaran terbesar dalam RAPBN 2026:

1. Badan Gizi Nasional Rp 268 triliun
2. Kementerian Pertahanan Rp 185 triliun
3. Polri Rp 145,7 triliun
4. Kementerian Pekerjaan Umum Rp 118,5 triliun
5. Kementerian Kesehatan Rp 114 triliun

Peningkatan anggaran dipegaruhi oleh dukungan pelayanan internal Polri dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk pengamanan mudik lebaran, dan pengembangan peralatan Polri.

Belanja Polri

Adapun peruntukan anggaran tersebut di antaranya dukungan manajemen Rp 73 triliun; SDM Polri sebesar Rp1,2 triliun; program penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sebesar Rp3,6 triliun; program modernisasi almatsus dan sarana prasarana Polri Rp52,7 triliun, serta program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat Rp14,9 triliun.

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengusulkan tambahan anggaran 2026 sebesar Rp 63,7 triliun menjadi Rp 173,47 triliun dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR pada Senin, (7/7).

Berdasarkan catatan Katadata, anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja modal, seperti pemenuhan kapal pemburu cepat untuk wilayah perbatasan, pemenuhan alat pendukung untuk kasus narkoba dan pidana siber, hingga pembangunan rumah dinas.

Selanjutnya untuk belanja barang, seperti pemenuhan telepon, listrik, air, gas, bahan bakar minyak, hingga pengembangan Polda Papua Tengah. Lalu untuk belanja pegawai, seperti penambahan gaji pegawai rekrutmen personel Polri dan tunjangan kinerja.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...