BI Naikkan Paket Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 Jadi Rp5,3 Juta, Ini Jadwalnya

Image title
19 Februari 2026, 22:24
penukaran uang baru, BI
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/wsj.
Ilustrasi. BI membuka layanan penukaran uang baru melalui berbagai kanal, antara lain kas keliling, kantor bank umum, serta layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bank Indonesia menaikkan paket penukaran uang Lebaran 2026 menjadi maksimal Rp 5,3 juta per orang, dari sebelumnya Rp 4,3 juta. Total uang tunai yang disediakan BI selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri ini akan mencapai Rp 185,6 triliun.

"Kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan baik, tentu kebutuhan uang tunai meningkat. Kami lakukan peningkatan ketersediaan uang untuk penukaran sekitar 15% dibandingkan tahun lalu," ujar Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur pada Kamis (19/2). 

Ia menjelaskan, penukaran uang akan dikemas melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Melalui program ini, masyaraka dapat melakukan penukaran uang di seluruh kantor perwakilan BI dan kantor-kantor cabang perbankan. 

"Titik-titik pelayanan di seluruh Indonesia kami tingkatkan, lebih dari 2.800 titik dan 8,700 pelayanan di Indonesia yang nantinya dapat melayani penukaran," ujar dia. 

BI juga memastikan telah meningkatkan kemampuan aplikasi PINTAR yang harus dipergunakan masyarakat untuk memperoleh kuota penukarang uang Lebaran.  Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat memilih jadwal dan lokasi penukaran sesuai kebutuhan.

Jadwal Penukaran Uang Lebaran

Layanan penukaran dapat diakses melalui berbagai kanal, antara lain kas keliling, kantor bank umum, serta layanan penukaran terpadu di lokasi strategis seperti rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat. Khusus wilayah DKI Jakarta, layanan penukaran terpadu akan dilaksanakan pada 12–15 Maret 2026 di GBK Basketball Hall, Senayan.

Adapun pembukaan kuota penukaran akan dilakukan dalam dua tahap. Pemesanan penukaran tahap pertama dilakukan mulai 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB untuk wilayah Pulau Jawa. Sedangkan untuk wilayah luar Pulau Jawa dapat dilakukan mulai 14 Februari 2026 pukul 8.00 WIB.

Tahap kedua pemesanan penukaran dilakukan mulai 26 Februari 2026 pukul 8.00 WIB untuk wilayah Pulau Jawa dan mulai 27 Februari 2026 pukul 8.00 WIB untuk wilayah luar Pulau Jawa.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memastikan layanan sistem pembayaran dan penukaran uang jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah akan berjalan memadai dan berkualitas. 

“Bank Indonesia akan memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional termasuk pada libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah,” kata Perry. 

Pada sisi non tunai, dia menegaskan BI akan memastikan ketersediaan, keandalan, dan keamanan infrastruktur Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SPPI), baik untuk transaksi ritel maupun wholesale, serta infrastruktur sistem pembayaran industri.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi digital yang biasanya meningkat signifikan selama Ramadan hingga Idulfitri.

Perry menegaskan, BI akan secara konsisten menjaga ketersediaan uang rupiah dengan jumlah memadai dan kualitas layak edar, termasuk untuk wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Bank Indonesia akan secara konsisten menjaga ketersediaan uang rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak dan di seluruh wilayah NKRI termasuk daerah 3T,” ujarnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...