Raih Izin Ekspor Konsentrat, Anak Usaha AMMN Dapat Pinjaman Rp 5,3 T

Lona Olavia
2 Agustus 2023, 06:43
Raih Izin Ekspor Konsentrat, Anak Usaha AMMN Dapat Pinjaman Rp 5,3 T
Amman
PT Amman Mineral Internasional Tbk misalnya, berhasil bertransformasi menjadi salah satu tambang dengan operasional paling efisien di dunia.

Anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), yakni PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) menandatangani fasilitas pinjaman perbankan senilai US$ 350 juta atau setara Rp 5,3 triliun dengan asumsi kurs Rp 15.121 per dolar AS. Pinjaman tersebut berasal dari beberapa bank di Indonesia dan Singapura pada 27 Juli 2023.

Sebelumnya AMNT diketahui telah mendapatkan persetujuan ekspor konsentrat tembaga dari Kementerian Perdagangan. Izin ekspor untuk 900.000 wet ton konsentrat tembaga ini berlaku mulai 24 Juli 2023 hingga 31 Mei 2024.

Sekretaris Perusahaan PT Amman Mineral Internasional Tbk Vemmy Febrianti mengatakan, fasilitas tersebut dapat ditarik kapan saja sesuai permintaan AMNT. Lalu dapat digunakan oleh AMNT untuk tujuan perusahaan secara umum, modal kerja, belanja modal, pembayaran biaya, ongkos dan pengeluaran sehubungan dengan fasilitas terkait.

“Fasilitas ini akan dibayar kembali dalam kurun waktu 4,5 tahun dengan tanggal pelunasan 23 Desember 2027. Fasilitas pinjaman perbankan ini dijamin secara pari passu dengan fasilitas senior AMNT lainnya yang telah ada,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (2/8).

Fasilitas pinjaman perbankan ini menurutnya tidak memberikan dampak secara langsung kepada perseroan, namun secara tidak langsung melalui AMNT.

Adapun dampak langsung fasilitas pinjaman perbankan ini kepada AMNT adalah dampak operasional dan kegiatan usaha, sebagai penunjang dalam meningkatkan likuiditas AMNT untuk membiayai kegiatan operasionalnya. Serta untuk meningkatkan kegiatan usahanya  termasuk program ekspansi AMNT.

Kapitalisasi Pasar

Sementara itu kapitalisasi pasar atau market cap AMMN mencapai Rp 201 triliun pada awal Agustus 2023. Emiten milik keluarga Panigoro dan Grup Salim berada di posisi tujuh besar di bawah PT Astra International Tbk (ASII) dengan market cap Rp 278 triliun.

Antusiasme investor seiring tercatatnya AMMN di BEI ikut mendongkrak harga saham. Harga saham AMMN dalam sepekan tercatat melonjak 19,15% atau 450 poin ke posisi Rp 2.800 per saham. Sedangkan pada penutupan Selasa (1/8) AMMN terkoreksi 0,36%.

Antisipasi rilis laporan keuangan semester I 2023 juga menjadi katalis positif untuk AMMN. Selain itu, kabar positif lainnya yang mewarnai pergerakan saham AMMN adalah soal anak usahanya yakni AMNT yang telah mendapatkan persetujuan ekspor konsentrat tembaga dari Kementerian Perdagangan. 

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga telah mengeluarkan rekomendasi persetujuan ekspor hasil pengolahan mineral kepada AMNT sebagai landasan bagi izin ekspor dari Kementerian Perdagangan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...