XL Axiata Raup Kenaikan Pendapatan 10%, Ini Kunci Pertumbuhannya

Nur Hana Putri Nabila
22 November 2023, 11:44
XL Axiata Raup Kenaikan Pendapatan 10%, Ini Kunci Pertumbuhannya
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/aww.
Teknisi melakukan pemeliharaan perangkat BTS 4G XL Axiata di Kuta Raya, Kayu Agung, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (13/3/2023).

PT XL Axiata Tbk (EXCL) berhasil melanjutkan pertumbuhan pendapatan profitabilitas sepanjang Januari hingga September 2023. XL Axiata meraih pendapatan Rp 23,88 triliun atau tumbuh 10%. Adapun pendapatan data dan layanan digital mencapai Rp 21,72 trilun atau sekitar 91% dari total pendapatan.

"Salah satu kunci pertumbuhan XL Axiata adalah personalisasi penawaran dan layanan yang diterapkan di sepanjang sembilan bulan ini. Hasilnya data net promoter score terus meningkat secara signifikan. Sehingga mendorong penggunaan layanan dan pada akhirnya juga membantu meningkatkan pendapatan," kata Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini dalam keterangan resmi, Rabu (22/11). 

Pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau EBITDA tumbuh 13% menjadi Rp 11,76 triliun secara tahunan atau year on year dan marjin EBITDA menjadi 49%. Sementara itu, laba bersih setelah dinormalisasi mencapai Rp 1,02 trilun. 

Posisi keuangan XL Axiata terbilang sehat per akhir September 2023 dengan utang kotor tercatat di angka Rp 9,67 triliun, dengan rasio gearing net debt to EBITDA termasuk finance lease sebesar 2,7 kali. Sementara utang bersih XL Axiata tercatat sebesar Rp 7,8 triliun. 

Hingga saat ini, XL Axiata tidak memiliki utang berdenominasi USD. Sebesar 37% dari pinjaman yang ada memiliki suku bunga mengambang atau floating dan 63% memiliki suku bunga tetap. Free cash flow berada pada tingkat yang sehat, dengan peningkatan sebesar 53% menjadi Rp 6,21 triliun.

Dian menyampaikan, XL Axiata optimistis dengan masa depan bisnis layanan fixed broad band dan fixed mobile convergence kedepannya. Hal itu karena bisnis tersebut menunjukkan pertumbuhan secara signifikan di tengah kompetisi industri telekomunikasi nasional. 

Hingga kuartal tiga 2023, tercatat pelanggan XL Axiata sebanyak 206 ribu pelanggan layanan Home, dengan penambahan lebih dari 52 ribu dalam tiga bulan. Pencapaian tersebut ditopang dari jaringan XL SATU Fiber yang kini telah mencapai 75 kota kabupaten, termasuk lebih dari 12 kota kabupaten tambahan dalam tiga bulan terakhir. Di sisi lain, XL Axiata terus meningkatkan penetrasi layanan konvergensi hingga 69% dari pelanggan layanan Home.

Adapun dari total jumlah pelanggan mencapai 57,5 juta hingga akhir September 2023, ARPU Mobile XL Axiata tercatat sebesar Rp 40 ribu untuk layanan prabayar, Rp 90 ribu pasca bayar, dan Rp 42 ribu blended. Peningkatan blended ARPU ini tentunya searah dengan fokus perusahaan untuk meraih dan mempertahankan pelanggan yang produktif.

Selanjutnya strategi transformasi digital yang dijalankan XL Axiata melalui aplikasi MyXL dan AXISNet terus menunjukkan efektivitasnya. Tercatat lebih dari 27 juta pelanggan yang aktif menggunakan kedua aplikasi tersebut dengan pertumbuhan monthly active user telah mencapai 77% sejak Desember 2021.

Dengan demikian, XL Axiata terus meningkatkan kualitas jaringan sebagai penopang utama layanan konvergensi. XL Axiata berkomitmen untuk memperkuat jaringan tercermin dari pengalokasian belanja modal sebesar Rp 8 triliun yang mayoritas untuk mendukung kebutuhan ekspansi jaringan.

Hingga akhir September 2023, total jumlah BTS XL Axiata mencapai 158.225 BTS, termasuk BTS 4G sebanyak 103.408 unit. Jumlah BTS ini meningkat 7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan tingkat keterhubungan dengan jaringan fiber optik mencapai 61%.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Lona Olavia

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...