Bank Mandiri mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat, ditopang oleh penguatan fungsi intermediasi, peningkatan aktivitas transaksi nasabah, serta akselerasi digitalisasi layanan
Sinergi perusahaan anak BRI Group telah memberikan kontribusi laba mencapai sebesar 19,9% dari total laba konsolidasi dan aset sebesar 11,45% dari total aset konsolidasi perseroan.
BRI catat laba Rp41,2 triliun hingga Triwulan III 2025. Capaian ini memperkuat perannya sebagai motor ekonomi kerakyatan lewat pembiayaan UMKM, digitalisasi, dan dukungan pada program pemerintah.
BRI berhasil menyandang empat kategori sekaligus dalam Indeks Tempo-IDNFinancials 52 (Indeks52), yakni Main Index, High Dividend, High Growth, dan High Market Cap.
Penguatan kinerja operasional Pertamina dilakukan dalam rangka mendorong tercapainya swasembada energi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia, sesuai target Asta Cita Pemerintah Indonesia.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengungkap strategi penguatan dana murah sebagai kunci penciptaan ruang pertumbuhan yang lebih sehat bagi profitabilitas perusahaan.
Mengacu survei Extel terhadap 6.300 investor, pengelola dana dan analis dari 1.324 perusahaan keuangan, Direktur Keuangan GoTo masuk urutan terbaik ke-3 untuk kategori perusahaan internet di Asia
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menurunkan target pertumbuhan pendapatannya untuk tahun 2025 dari sebelumnya naik tipis (low–single digit) menjadi tidak tumbuh alias datar (flat).
Capaian KB Bank pada semester I 2025 mencerminkan resiliensi margin dan konsistensi perbaikan kinerja di tengah dinamika ekonomi domestik maupun global.
BRI menempati posisi teratas sebagai institusi keuangan terbaik Indonesia versi Fortune Southeast Asia 500 tahun 2025, mencerminkan kekuatan kinerja dan daya saing BRI di kawasan.
Performa Taspen Life yang berada jauh di atas rerata industri mencerminkan kekuatan strategi bisnis, efisiensi operasional, serta pengelolaan investasi yang prudent.