Profil The Ning King, Taipan di Balik Gurita Alam Sutera Tutup Usia 94 Tahun
Kabar duka datang dari dunia bisnis Indonesia. The Ning King, pendiri Argo Manunggal Group dan sosok di balik pengembangan kawasan kota mandiri Alam Sutera, berpulang pada 2 November 2025 di usia 94 tahun.
Dalam pengumuman resmi keluarga, pria kelahiran Bandung, 20 April 1931 itu disebut sebagai sosok hangat yang penuh kasih dan rendah hati. Ia meninggalkan seorang istri, Lie Ang Sioe Nio, anak, menantu, serta cucu-cucu yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya.
"Segenap Keluarga Besar Alam Sutera Group menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kiranya damai dan terang Kasih Kristus senantiasa menyertai dan memberi penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tulis manajemen Alam Sutera dalam pengumuman yang disampaikan Minggu (2/11).
The Ning King dikenal luas sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Indonesia, meski selama hidupnya ia memilih tampil low profile. Ia memulai bisnis dari bawah, merintis usaha tekstil di Salatiga pada 1961 setelah belajar berdagang dari sang ayah, seorang perantau asal Fujian, Tiongkok.
Tahun 1977 menjadi tonggak penting ketika ia mendirikan PT Argo Pantes Tbk (ARGO), pabrik tekstil yang kemudian melantai di Bursa Efek Indonesia. Dari sanalah kerajaan bisnisnya berkembang menjadi Argo Manunggal Group, konglomerasi dengan lebih dari 30 perusahaan di sektor tekstil, baja, konstruksi, real estate, kawasan industri, asuransi, hingga agribisnis.
Kini, Argo Manunggal Group menaungi beberapa lini besar seperti Industrial by Argo Manunggal (IAM) yaitu sebuah holding yang membawahi Cakrasteel, Pralon, dan Fumira. Ia juga menaungi Lifestyle by Argo Manunggal Group, yang mencakup berbagai pabrik tekstil di Tangerang, Salatiga, Bandung, dan Semarang.
Warisan terbesar The Ning King di sektor properti adalah PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), pengembang kota mandiri di Serpong, Tangerang, yang ia dirikan bersama menantunya, Haryanto Tirtohadiguno, pada 1993. Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2007, Alam Sutera terus tumbuh menjadi salah satu kawasan hunian dan komersial paling prestisius di barat Jakarta.
Proyek-proyek besar seperti Mall @ Alam Sutera, Flavor Bliss, The Tower, dan Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali menjadi simbol kesuksesan visinya. Dalam laporan tahunan 2022, The Ning King tercatat sebagai pemegang saham pengendali melalui PT Tangerang Fajar Industrial Estate, PT Manunggal Prime Development, dan PT Argo Manunggal Land Development.
Selain Alam Sutera, keluarga The Ning King juga menguasai PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), pengembang kawasan industri MM2100 di Cikarang Barat, dengan kepemilikan sekitar 64 persen.
Sosok Low Profile yang Bangkit dari Krisis
Kisah perjalanan The Ning King tidak lepas dari badai krisis keuangan Asia 1997–1998 yang mengguncang dunia usaha nasional. Ia sempat menjadi salah satu pengusaha besar yang terimbas utang dolar dan harus menutup Bank Danahutama, bank miliknya yang terkena dampak krisis.
Namun, ketekunan dan keberaniannya untuk berbenah membuat Argo Manunggal Group kembali bangkit. Ia melunasi kewajibannya kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan perlahan memulihkan kredibilitas bisnisnya.
“Ke depan, kita harus lebih berhati-hati,” ujarnya kala itu, menunjukkan sikap reflektif yang menjadi ciri khasnya.
Meski hartanya diperkirakan mencapai US$1,8 miliar menurut Bloomberg Billionaires Index, The Ning King jarang tampil di media atau mengejar popularitas. Forbes sempat menempatkannya dalam daftar 50 Orang Terkaya Indonesia pada 2017 dengan kekayaan sekitar US$450 juta.
“Dia memang pribadi yang low profile. Tak banyak orang membicarakannya, tapi semua tahu pengaruhnya,” kata Soni Wibowo, Direktur PT Bahana TCW Investment Management, dalam sebuah wawancara lama.
Warisan terbesarnya bukan hanya gedung dan kawasan megah yang dibangunnya, melainkan etos kerja keras, kesederhanaan, dan komitmen jangka panjang terhadap pembangunan nasional.
Dalam pengumuman kematiannya, keluarga menyampaikan bahwa detail mengenai acara penghormatan dan memorial akan diinformasikan kemudian.
