DPLK Perdana Manajer Investasi Resmi Meluncur dari Sinarmas, Bidik AUM Rp 324 M

Karunia Putri
3 Juli 2026, 15:31
DPLK
Katadata/Karunia Putri
PT Sinarmas Asset Management (Sinarmas AM) secara resmi meluncurkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan Sinarmas Asset Management (DPLK SAM) dalam acara peresmian yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (3/7).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Sinarmas Asset Management (SAM) mendirikan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Lewat badan hukum baru itu, perseroan menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) sebesar Rp 324 miliar dengan 20.000 nasabah pada 2028.

DPLK Sinarmas Asset Management menjadi dana pensiun pertama yang didirikan perusahaan manajer investasi setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka izin sejenis melalui Peraturan OJK (POJK) Nomor 35 Tahun 2024.

Ketua Pengurus DPLK Sinarmas Asset Management, Stephanus Rudi mengatakan, perseroan menargetkan AUM mencapai Rp 150 miliar pada 2026 dan meningkat menjadi Rp 220 miliar pada 2027. Menurutnya, target tersebut juga menjadi salah satu aspek yang dinilai OJK dalam proses pemberian izin operasional DPLK.

Pada tahap awal, DPLK Sinarmas hanya menawarkan dua pilihan instrumen investasi, yakni SIM Pensiun Pasar Uang dan SIM Pensiun Pendapatan Tetap.

Rudi mengatakan, perusahaan sebenarnya telah menyiapkan empat pilihan dana investasi. Dua lainnya yaitu SIM Pensiun Saham dan SIM Pensiun Campuran. Namun, peluncuran dua produk tersebut ditunda karena mempertimbangkan kondisi pasar saat ini.

"Semua produknya sudah siap. Namun melihat tren pasar hingga akhir tahun, kami memutuskan untuk menahan dulu peluncuran SIM Pensiun Saham dan SIM Pensiun Campuran," kata Rudi dalam konferensi pers peluncuran DPLK Sinarmas Asset Management di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (3/7).

Dia menjelaskan, pemilihan dua produk awal tersebut juga didukung rekam jejak Sinarmas Asset Management yang selama ini memiliki dana kelolaan besar pada produk reksa dana pendapatan tetap.

Selain produk investasi, DPLK Sinarmas juga mengandalkan jaringan distribusi Sinarmas Group yang memiliki sekitar 40 kantor cabang di berbagai kota besar maupun daerah penyangga. Infrastruktur digital melalui aplikasi SimPensiun juga telah disiapkan agar layanan dapat diakses masyarakat di seluruh Indonesia selama tersedia jaringan internet.

Program pensiun yang ditawarkan bersifat sukarela (voluntary). Peserta dapat mulai menabung dengan iuran Rp 50.000 per bulan, menambah setoran kapan saja, maupun menghentikan sementara iuran apabila mengalami kesulitan keuangan tanpa dikenakan sanksi.

"Kalau kondisi keuangan sedang sulit, peserta boleh tidak menyetor pada bulan tersebut. Konsekuensinya hanya target dana pensiunnya yang berkurang. Ini bukan utang ataupun kewajiban," ujar dia.

Bidik Generasi Z dan Milenial

DPLK Sinarmas Asset Management membidik generasi muda sebagai pasar utama. Perseroan menggandeng enam mitra yang berasal dari perusahaan teknologi finansial (fintech), lembaga pelatihan, dan institusi pendidikan untuk memperluas jangkauan peserta, khususnya dari kalangan milenial dan Generasi Z.

Menurut Rudi, strategi tersebut sejalan dengan momentum bonus demografi Indonesia. Karena itu, perusahaan juga merancang tampilan aplikasi, identitas merek hingga strategi pemasaran yang lebih dekat dengan karakter generasi muda.

Dia mengatakan, edukasi mengenai dana pensiun perlu dilakukan sejak dini karena Indonesia diperkirakan akan menghadapi lonjakan jumlah pensiunan dalam beberapa dekade mendatang.

Mengacu pada data Asosiasi DPLK, sekitar 40 juta penduduk memasuki usia pensiun pada 2025. Jumlah tersebut diperkirakan kembali melonjak menjadi sekitar 70 juta orang pada 2050, ketika sebagian besar generasi milenial dan Generasi Z memasuki masa pensiun.

Adapun DPLK SAM menyediakan produk dan layanan utama DPLK yang terdiri atas Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) untuk peserta individu (pekerja formal dan informal), Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dan Dana Kompensasi Pasca Kerja (DKPK) untuk peserta institusi. Selain itu, ada pula Pembayaran Manfaat Pensiun Berkala (pensiun bulanan), dan Dana Pendidikan Anak.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...