Hilirisasi PTPN Disiapkan Bertahap, Danantara Fokus Uji Coba Sebelum Investasi

Ira Guslina Sufa
7 Agustus 2026, 21:45
Danantara PTPN
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.
Chief Operating Officer (COO) Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria memberikan keterangan pers usai rapat koordinasi (rakor) terkait kebijakan baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara mendorong percepatan hilirisasi sektor perkebunan melalui PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Group untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria membahas kesiapan implementasi program tersebut dalam rapat bersama direksi PTPN Group, Kamis (6/8). Pertemuan itu menyoroti kesiapan perusahaan menjalankan program hilirisasi dan pengembangan komoditas strategis melalui perencanaan, riset, serta penyusunan model bisnis sebelum diimplementasikan secara lebih luas.

Dony mengatakan setiap proyek hilirisasi harus diawali dengan uji coba dalam skala kecil agar potensi keberhasilan dan kelayakan investasinya dapat diukur sebelum dikembangkan menjadi proyek berskala besar.

"Sebelum kita mulai yang skala besar, teman-teman mesti trial dulu di skala kecil. Success rate-nya harus dilihat dulu, begitu juga return on investment yang bisa dicapai," kata Dony seperti dikutip dari akun Instagram resmi BP BUMN, Kamis (7/8).

Menurut Dony, setiap keputusan investasi perlu didukung studi kelayakan yang komprehensif, termasuk perhitungan produktivitas lahan dan proyeksi tingkat pengembalian investasi (return on investment/ROI). Pertimbangan aspek lingkungan juga harus menjadi bagian dari perencanaan agar pengembangan proyek tidak mengurangi fungsi kawasan resapan air.

Ia menilai pendekatan tersebut diperlukan agar investasi hilirisasi mampu menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus meminimalkan risiko kegagalan proyek.

Program hilirisasi PTPN menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan di dalam negeri. Selain memperkuat rantai pasok pangan dan energi, hilirisasi juga diharapkan dapat menekan ketergantungan terhadap impor berbagai komoditas strategis serta meningkatkan daya saing industri nasional.

Melalui implementasi yang dilakukan secara bertahap dan berbasis kajian yang matang, BP BUMN dan Danantara berharap pengembangan hilirisasi PTPN dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan sektor perkebunan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...