TOBA Ekspansi Bisnis Limbah di Asia, Kantongi Rp 10 T dari Afiliasi BlackRock

Karunia Putri
21 Oktober 2026, 19:51
TBS Energy
Dok. TBS Energy
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengantongi komitmen investasi hingga US$ 555 juta atau setara Rp 9,98 triliun (dengan kurs Rp 17.986) dari perusahaan terafiliasi BlackRock, HPS Investment Partners (HPS). Investasi ini akan digunakan untuk memperluas bisnis pengelolaan limbah TOBA di Asia. 

Aksi tersebut sejalan dengan ambisi perseroan menjadi pengembang infrastruktur berkelanjutan di kawasan tersebut.

Direktur Utama TBS Energi Utama Dicky Yordan mengatakan, investasi tersebut akan disalurkan melalui SBTH Asia Holdings Pte. Ltd. selaku perusahaan induk platform pengelolaan limbah TOBA. Pendanaan akan diberikan secara bertahap melalui penerbitan saham preferen baru SBTH dan instrumen lainnya.

Meski menggandeng investor global, TOBA akan tetap mempertahankan kendali atas bisnis pengelolaan limbahnya. Dana investasi tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis, baik melalui pertumbuhan organik maupun aksi korporasi.

“Kami tetap mempertahankan kendali atas bisnis pengelolaan limbah kami untuk mendorong pertumbuhan bisnis kami baik secara organik maupun anorganik,” kata Dicky dalam keterangan resmi dikutip Rabu (21/10).

Dicky menilai investasi HPS menjadi bentuk kepercayaan investor global terhadap transformasi bisnis TOBA menuju infrastruktur berkelanjutan. Dia juga menyebut bisnis pengelolaan limbah kini telah mencatatkan kemajuan signifikan dan menjadi salah satu penggerak utama bisnis perseroan.

Namun, transaksi investasi ini masih bergantung pada persetujuan pemegang saham TOBA melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

SBTH merupakan perusahaan induk dari sejumlah entitas operasional pengelolaan limbah TOBA di Asia. Salah satunya adalah Cora Environment Pte. Ltd., yang bergerak di bidang pengelolaan limbah, daur ulang dan energi dari limbah di Singapura. Perusahaan ini melayani lebih dari 470.000 rumah tangga dan bisnis.

Selain itu, SBTH menaungi Asia Medical Enviro Services Pte. Ltd., salah satu perusahaan pengelolaan limbah medis terkemuka di Singapura, serta PT Arah Environmental Indonesia yang mengelola limbah medis, industri, dan rumah tangga di 15 provinsi di Indonesia.

Ketiga perusahaan tersebut mengumpulkan sekitar 760.000 ton limbah selama enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Sementara itu, HPS Investment Partners merupakan perusahaan pengelola investasi global yang berbasis di New York, Amerika Serikat dengan fokus pada kredit alternatif baik di pasar privat maupun publik. Perusahaan ini didirikan pada 2007 sebagai unit JPMorgan Chase dengan nama Highbridge Principal Strategies sebelum diakuisisi oleh BlackRock pada Juli 2025.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...