PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) akan melihat peluang untuk berinvestasi di proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) atau waste to energy (WtE) Danantara.
PT TBS Energi Utama Tbk berencana mengikuti lelang proyek pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan digelar PLN pada tahun depan.
Perusahaan kini resmi bertransformasi menuju bisnis hijau dan fokus pada tiga pilar utama bisnis, yakni pengelolaan limbah, energi terbarukan, dan kendaraan listrik.
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menargetkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Tembesi, Batam beroperasi komersial atau Commercial Operation Date (COD) pertengahan 2026 mendatang
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menjelaskan kabar terbaru ihwal keterkaitan perusahaan dengan rencana pemerintah melalui Danantara akan menggelar lelang proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa)
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara Indonesia mengumumkan akan membuka lelang proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) pada awal November 2025 mendatang.
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menyebut hingga saat ini belum ada kerja sama dengan Danantara Indonesia hingga PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) terkait proyek pengelolaan sampah nasional.
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menyatakan ketertarikan untuk masuk ke dalam bisnis pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Bakal siapkan right issue?
Perusahaan patungan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Electrum, membidik peluang bisnis hingga US$ 7 miliar per tahun atau sekitar Rp 114,75 triliun
Analis memperkirakan sejumlah emiten yang bergerak di bidang pengolahan sampah menjadi energi atau waste management berpotensi diuntungkan rencana Presiden Prabowo menerbitkan perpres baru.
Peluncuran obligasi patriotik atau Patriot Bonds yang tengah disiapkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara menjadi perhatian di kalangan pasar modal.